Kisah Timnas Iran yang Dikepung Senjata di Piala Dunia 2026
Iran menghadapi pembatasan ketat di Piala Dunia 2026. Pemulihan pemain, perjalanan tim, dan persiapan laga terdampak aturan khusus.
Ilustrasi Pilkada - Antara
Harianjogja.com, BANTUL-- Rois Syuriah PCNU Bantul Damanhuri angkat bicara terkait dengan sikap NU pada Pilkada Bantul 2024. Secara organisasi, NU Bantul menyatakan netral dan tidak akan memihak kepada salah satu pasangan calon (paslon) yang maju pada Pilkada Bantul.
"Sikap PCNU terhadap ketiga paslon sama saja. Artinya, siapa pun yang maju kita dukung dan restui semua. Karena kami memang tidak punya kapasitas untuk mengajak, menyeru dan mengarahkan ke salah satu paslon," kata Damanhuri, Senin (2/9/2024) siang.
PCNU kata dia, hanya bisa mengimbau kepada warganya untuk bersikap netral. Damanhuri juga menegaskan jika NU memiliki AD/ART yang menyatakan tidak boleh memihak kepada salah satu paslon. Meskipun dikatakan olehnya, NU ada tim sendiri yang bersifat adhoc terkait dengan dukungan. "Namanya Pengelolaan Politik Jamaah (PPJ)," terang Damanhuri.
Soal rekomendasi PPJ, Damanhuri menegaskan jika tidak ada rekomendasi yang dikeluarkan oleh PPJ. Namun, jika ada paslon yang mendekat ke PPJ, hal itu, kata Damanhuri itu hak dari paslon. "NU pada prinsipnya kalau politik praktis sudah melempar bola kepada PPJ. Kita juga tidak mungkin mendukung salah satu paslon," papar Damanhuri.
BACA JUGA: Tancap Gas, Tiga Bakal Paslon di Pilkada Bantul Bentuk Tim Pemenangan
Damanhuri juga mengakui jika pada Minggu (1/9/2024) malam, PCNU telah ditemui oleh paslon Joko Budi Purnomo-Rony Wijaya Indra Gunawan (Jonny) yang bersilaturahmi dan meminta restu kepada PCNU pada Pilkada Bantul 2024.
"Oke, kami welcome, silakan, monggo. Lalu Pak Halim [Halim-Aris] yang datang kita juga welcome. Termasuk nanti paslon Unyu [Untoro Hariadi-Wahyudi Anggoro Hadi] datang akan kami terima," kata Damanhuri.
Jadi, kata Damanhuri, secara organisasi PC NU tetap netral dan tidak boleh bersikap untuk mendukung paslon tertentu.
"Siapapun mau didukung siapa, itu hak mereka (warga NU). Tapi kita tetap mendukung mereka secara umum untuk menciptakan Pilkada yang lancar dan baik tapi tidak memberikan arah tertentu," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Iran menghadapi pembatasan ketat di Piala Dunia 2026. Pemulihan pemain, perjalanan tim, dan persiapan laga terdampak aturan khusus.
Golkar minta elit parpol lebih dewasa, hindari narasi provokatif, dan utamakan kepentingan bangsa di tengah dinamika politik nasional.
Mendiktisaintek Brian Yuliarto ajak guru besar perkuat riset dan inovasi kampus untuk wujudkan kemandirian bangsa berbasis iptek.
Jepang vs Tunisia di Piala Dunia 2026: Ao Tanaka starter, Kubo absen cedera, Itakura jadi kapten. Cek susunan pemain lengkap di sini.
Seskab Teddy gelar Setkab Gengs, kompetisi inovasi ASN untuk dorong ide kebijakan dan dukung Asta Cita Prabowo.
Pemkot Jogja bedah rumah lansia miskin di Mergangsan, soroti kemiskinan warga tua tanpa penghasilan tetap.