Advertisement
Kota Jogja Kejar Peningkatan Lama Tinggal Wisatawan Jadi 2 Hari

Advertisement
Harianjogja.com, MANTRIJERON—Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Jogja berupaya untuk meningkatkan length of stay (LoS) atau lama tinggal wisatawan. Kepala Dispar Kota Jogja Wahyu Hendratmoko menuturkan LoS wisatawan masih stagnan di angka 1,75 hari.
"Kami masih berkutat di LoS kita yang baru mencapai 1,75 hari, belum tembus 2 hari," ujar Wahyu saat ditemui usai mengisi acara di Mantrijeron, Sabtu (7/9/2024).
Advertisement
BACA JUGA : Januari hingga Juni 2024, Kota Jogja Dikunjungi Lima Juta wisatawan
Beberapa upaya dilakukan oleh Dispar untuk menambah LoS wisatawan. Berbagai atraksi dan aktivitas bagi wisatawan diadakan. Dalam waktu dekat Dispar Kota Jogja juga akan menggelar even andalannya yakni Wayang Jogja Night Carnival pada bulan Oktober mendatang. "Harapannya, LoS tidak hanya 1,75 hari. Namun, mencapai dua hari sampai tiga hari," imbuhnya.
Meski masih terus berkutat pada LoS, Wahyu menambahkan pergerakan wisatawan hingga bulan Agustus lalu telah melampaui target. Jumlahnya mencapai 7,5 juta dari target 5 juta kunjungan wisatawan selama 2024. "Kemudian rata-rata spendingnya Rp 2,2 juta," katanya.
Sebelumnya, Sekretaris Dispar Kota Jogja Muhammad Zandaru mengatakan sektor pariwisata di Kota Jogja sempat meredup pada bulan Juli. Ini lantaran menjadi momen selesainya libur panjang dan libur sekolah. Namun, menurutnya ini merupakan hal yang wajar. Jumlah wisatawan kembali naik pada bulan selanjutnya.
BACA JUGA : Gelaran Event Jadi Pengungkit Wisatawan Tinggal Lebih Lama
Di sisi lain, pihaknya terus berupaya untuk memecah crowd wisatawan. Ini agar wisatawan tak menumpuk di destinasi tertentu saja. "Utamanya tetap di Malioboro, karena bagian dari sumbu filosofi. Tapi, kapasitasnya kan terbatas. Maka, harus dipecah keramaiannya," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

Prakiraan Cuaca Hari Ini Jumat 4 April 2025, Mayoritas Wilayah Indonesia Hujan dan Berawan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Baru Ada 70 Katering di Sleman Memiliki Bukti Pengolahan Pangan Aman
- Antrean Kendaraan Nyasar di Perkampungan di Kalasan Sleman Akibat Ikuti Google Maps
- WhatsApp Tambah Fitur Baru, Bisa Update Status Pakai Lagu Mirip Instagram
- Penyaluran Dana Penguatan Modal 2024 di Sleman Mencapai Rp30,9 Miliar
- Warga Srandakan Bantul Tangkap Pencuri Sepeda Motor
Advertisement
Advertisement