Advertisement
Pengawasan Kampanye Pilkada, Bawaslu Kulonprogo Intensifkan Pengawasan
Ilustrasi. - Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Pengawasan terhadap pelaksanaan kampanye Pilkada 2024 makin diintensifkan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kulonprogo dengan melibatkan 100 tenaga pengawas.
Ketua Divisi Penindakan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kulonprogo Djoko Dwiyogo di Kulonprogo mengatakan, Bawaslu menerjunkan lebih dari 100 tenaga pengawas untuk memastikan pengawasan berjalan.
Advertisement
"Pengawas ini berasal dari tingkat kapanewon hingga kalurahan," kata Djoko, Minggu (29/9/2024).
Ia menjelaskan, pengawasan akan dilakukan secara melekat terhadap tiap pasangan calon (paslon). Terutama saat pelaksanaan kampanye terbuka, mengingat potensi pelanggarannya cukup tinggi.
Bawaslu juga memberikan imbauan kepada tim kampanye masing-masing paslon serta penanggung jawab dari tempat yang digunakan untuk kampanye.
"Bawaslu lebih mengutamakan pencegahan agar pelanggaran tidak terjadi. Seperti dengan memberikan imbauan sebelum pelaksanaan kampanye," katanya.
Lebih lanjut, Djoko mengatakan, pengawasan ketat juga dilakukan terhadap pemasangan alat peraga kampanye (APK), khususnya soal metode dan titik pemasangan.
Ada prosedur terkait penanganan pelanggaran APK. Pertama, pendataan pelanggaran akan dilakukan setiap dua pekan sekali selama masa kampanye.
Selanjutnya data akan disampaikan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kulonprogo sebagai rekomendasi penanganan pelanggaran.
BACA JUGA: Diserang Israel, Ribuan Warga Lebanon Eksodus ke Suriah
KPU akan menyampaikan rekomendasi ke tim kampanye paslon terkait, dan memberikan waktu tiga hari untuk menertibkan APK yang melanggar secara mandiri. Jika imbauan tidak direspon, maka Bawaslu akan bergerak untuk melakukan penertiban. "Penertiban akan kami lakukan bersama Satpol PP Kulonprogo," kata Djoko.
Dia mengatakan pula, salah satu lokasi yang boleh digunakan untuk kampanye adalah balai kalurahan.
"Bawaslu Kulonprogo akan memantau ketat aktivitas kampanye di sana, mengingat tingginya potensi pelanggaran netralitas oleh pamong kalurahan," katanya.
Ketua Bawaslu Kulonprogo Marwanto telah mengajak seluruh lurah agar berkomitmen memegang teguh asas netralitas selama Pilkada 2024. Ajakan dilakukan lewat pembacaan dan penandatanganan deklarasi.
"Kami berharap komitmen ini benar-benar diimplementasikan oleh para lurah selama pelaksanaan Pilkada 2024," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Iran Izinkan Kapal Pakistan Lintasi Selat Hormuz di Tengah Konflik
Advertisement
Musim Semi Tiba, Keindahan Bunga Sakura di Taman Yuyuantan Beijing
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Prameks 28 Maret dari Jogja ke Kutoarjo, Ini Rinciannya
- Empat Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 28 Maret 2026
- Nelayan Bantul Hilang di Muara Opak, Motor Terparkir di Hutan Mangrove
- Tabrakan Maut Lawan Truk Hino di Jalur Jogja-Wonosari, Pemotor Tewas
- HUT ke-22 Tagana Sleman: Danang Maharsa Puji Dedikasi Relawan
Advertisement
Advertisement







