Dugaan Kekerasan Seksual, ISI Jogja Nonaktifkan Seorang Dosen
ISI Jogja menonaktifkan seorang dosen usai Satgas PPKPT menuntaskan pemeriksaan laporan dugaan kekerasan seksual terhadap mahasiswa.
Ilustrasi pemulangan WNI dari Lebanon. ANTARA FOTO-Lutfi Andaru
Harianjogja.com, JOGJA—Dua orang warga Jogja telah dipulangkan ke Indonesia dari Lebanon usai terjadinya eskalasi serangan dari Israel. Mereka dipulangkan bersama puluhan Warga Negara Indonesia (WNI) lainnya yang telah tiba kemarin sore.
Sekda DIY Beny Suharsono mengatakan, informasi yang diperoleh pihaknya ada dua orang warga Jogja yang telah dipulangkan dari Lebanon. "Kabar terakhir ada yang dari Jogja 2 orang dan sudah bertemu dengan keluarganya," kata Beny, Selasa (8/10/2024).
BACA JUGA: Kemenlu Sebut 40 WNI Sudah Tiba di Tanah Air Setelah Dievakuasi dari Lebanon
Menurut Beny, dua warga Jogja itu tiba di Bandara Soekarno Hatta pada Senin (7/10/2024) sore pukul 15.40 WIB. Setelahnya diantarkan ke kantor badan penghubung Pemda DIY di Jakarta.
"Selanjutnya mereka ditransit di wisma Jogja di Jakarta setelahnya menghubungi keluarga terdekat dan jam 10 malam sudah dijemput keluarga, kebetulan ada keluarganya di Jakarta," jelas Beny.
Adapun dua warga Jogja itu yakni Muhammad Ilham Uniluha warga Ngemplak, Sleman dan Yula Walayula warga Kraton Jogja yang keduanya merupakan laki-laki dan mahasiswa di Lebanon.
"Sekarang sudah sama keluarga masing-masing di Jakarta. Statusnya mahasiswa dan kondisi sehat dan baik," pungkas Beny.
Sebelumnya diberitakan, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menyebut sebanyak 40 orang WNI berhasil dievakuasi dengan selamat dari Lebanon usai terjadinya eskalasi serangan dari Israel. Selain 40 WNI, terdapat satu orang Warga Negara Asing (WNA) yang juga berhasil dievakuasi.
Keseluruhan 41 orang itu telah tiba di Indonesia hari ini, Senin (7/10/2024), melalui dua penerbangan komersial. Pihak Kemlu menyebut 41 orang yang dievakuasi itu merupakan bagian dari evakuasi panjang dan kompleks melalui jalan darat dari Lebanon ke Damaskus serta Suriah ke Amman, Yordania.
Dari 41 orang yang sudah tiba di Indonesia, 26 di antaranya adalah laki-laki dan 15 perempuan. Semuanya dalam kondisi sehat. Mereka berasal dari beberapa daerah di Indonesia, yaitu Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, dan Bali.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
ISI Jogja menonaktifkan seorang dosen usai Satgas PPKPT menuntaskan pemeriksaan laporan dugaan kekerasan seksual terhadap mahasiswa.
Pemerintah menyiapkan SPP TDLN untuk memungut PPN transaksi digital luar negeri. Sistem tersebut kini memasuki tahap akhir sebelum beroperasi.
KPK menduga sejumlah Kantah di Jatim menyetor uang ke oknum Kanwil BPN Jatim setelah penyidik menemukan uang ratusan juta rupiah.
Blue fire muncul di Kawah Gunung Papandayan. Badan Geologi turun ke lapangan dan mengimbau warga tak beraktivitas dalam radius 500 meter.
Warga Sentolo, Kulonprogo, meninggal setelah masuk gorong-gorong untuk membersihkan sampah yang diduga menyumbat aliran air.
Kaspersky menemukan situs palsu yang menawarkan iPhone 18 dengan harga fiktif. Pengguna diminta waspada sebelum memasukkan data pribadi.