Hasto Dorong MPLS Jadi Ruang Bangun Kepercayaan Diri Siswa Baru
Hasto Wardoyo meminta MPLS di Kota Jogja menjadi ruang menghilangkan kecemasan siswa baru, bukan ajang bullying maupun perpeloncoan.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Kasus bunuh diri di Bantul pada Januari-Oktober 2024 mengalami peningkatan drastis dibandingkan dengan dua tahun lalu. Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul berupaya antisipasi kenaikan kasus dengan analisa penyebab peningkatan kasus.
Berdasarkan catatan Dinkes DIY, jumlah kasus bunuh diri di Bantul mencapai 14 kasus pada 2022. Kemudian pada 2023, kasus bunuh diri menurun drastis menjadi delapan kasus.
Namun, pada Januari hingga 2 Oktober 2024, kasus bunuh diri di Bantul telah mencapai 16 kasus atau dua kali lipat dibandingkan tahun lalu.
Kepala Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi, Dinkes Bantul, Siti Marlina menyampaikan berdasarkan laporan kasus bunuh diri tersebut penyebabnya beragam.
Beberapa penyebab bunuh diri tersebut antara lain permasalahan ekonomi, dan korban mengalami penyakit kronis yang menyebabkan korban mengalami depresi, sehingga memicu bunuh diri. "Ada juga yang karena judi online," katanya, Minggu (27/10/2024).
Sementara dari rentang usia, menurut Marlina, korban bunuh diri tahun ini banyak ditemukan pada rentang usia 20-50 tahun yang mencapai 13 orang, sementara sisanya di rentang usia lebih dari 50 tahun.
Marlina menilai kasus bunuh diri tidak terjadi tiba-tiba. Menurutnya, biasanya korban bunuh diri telah menunjukkan beberapa gejala depresi berat sebelum akhirnya memutuskan untuk mengakhiri hidupnya.
Beberapa gejala yang perlu diwaspadai oleh keluarga dan orang terdekat korban, antara lain korban yang menarik diri dari lingkungan.
Marlina mendorong keluarga dan orang terdekat perlu merangkul anggota keluarga yang mengalami depresi berat, sehingga kasus tersebut tidak berakhir dengan bunuh diri.
Lebih lanjut, Marlina menuturkan pihaknya akan mengaudit kasus bunuh diri diakhir tahun untuk menganalisa lebih mendalam penyebab bunuh diri di Bantul. Audit kasus bunuh diri tersebut menjadi yang pertama kali dilakukan Dinkes Bantul. Hal itu lantaran jumlah kasus bunuh diri tahun ini telah melonjak drastis dibandingkan dengan tahun lalu.
Sementara itu, Kapolres Bantul AKBP Michael R. Risakotta menuturkan kasus bunuh diri di Bantul sebagian besar dipicu karena masalah ekonomi. Dia mengimbau agar masyarakat lebih peduli terhadap anggota keluarga yang mengalami masalah untuk mengantisipasi kasus bunuh diri.
"Mari kita bangun lingkungan yang peduli dalam keluarga dan selalu memberi dukungan pada setiap anggota keluarga, sehingga kasus bunuh diri bisa dihindari," ujarnya.
Berita ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapapun melakukan hal serupa. Bila Anda atau teman Anda menunjukkan adanya gejala depresi yang mengarah ke bunuh diri, silakan menghubungi psikolog atau layanan kejiwaan terdekat. Anda juga bisa menghubungi nomor hotline Halo Kemenkes melalui nomor hotline 1500-567, SMS 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat email [email protected].
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hasto Wardoyo meminta MPLS di Kota Jogja menjadi ruang menghilangkan kecemasan siswa baru, bukan ajang bullying maupun perpeloncoan.
Simak jadwal lengkap KA Bandara YIA . Kereta beroperasi sejak dini hari hingga malam untuk mendukung mobilitas penumpang.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya hari ini berdasarkan data resmi KAI Access.
BMKG memprakirakan cuaca DIY pada Sabtu 18 Juli 2026 didominasi cerah berawan. Suhu tertinggi terjadi di Kota Jogja yang mencapai 32 derajat Celsius.
Stigma nuklir sebagai bahaya dipatahkan. Kedokteran nuklir di Jogja justru bantu deteksi dan terapi kanker dengan akurasi tinggi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 18 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 dengan 12 perjalanan setiap hari.