Royal Ambarrukmo Yogyakarta Hadirkan Pengalaman Minum Teh ala Kraton
Royal Ambarrukmo Yogyakarta kembali menghadirkan Ambarrukmo Atisomya – Patehan, The Royal High Tea Ceremony, dalam rangkaian acara menuju ulang tahunnya ke-15
Cawali Jogja Hasto Wardoyo Berjuang Wujudkan Kesejahteraan, Kemakmuran dan Keadilan Bagi Warga Jogja./ Ist
JOGJA- Cawali Jogja Hasto Wardoyo Berjuang Wujudkan Kesejahteraan, Kemakmuran dan Keadilan Bagi Warga Jogja
Keberhasilan dokter Hasto Wardoyo memimpin Kulonprogo sebagai bupati, dengan memberdayakan difabel tetap produktif menjadi bekal yang kelak diterapkan juga untuk membangun Yogyakarta, kelak saat mendapatkan kepercayaan masyarakat, dipilih dan dicoblos di pilkada Yogyakarta, 27 November 2024.
Saat merespon harapan orang tua di Yogyakarta yang khawatir perihal peluang kerja yang bisa diakses setelah lulus sekolah bagi difabel, dokter Hasto Wardoyo meyakinkan tidak ada yang terlewatkan dalam pemberdayaan masyarakat.
"Kala kepala daerah yang lain sibuk bangun infrastruktur. Proyek fisik, di Kulonprogo malah bangun pusat pelayanan autis. Bagi difabel, kita latih produksi batik ciprat, jadi jangan khawatir, Hasto Wawan siap berdayakan semua. Tidak ada yang terlewatkan," kata dokter Hasto Wardoyo, calon Walikota Yogyakarta.
BACA JUGA: Libatkan Tokoh dan Organisasi Masyarakat Awasi Pilkada Jogja
Berbicara bersama kelompok perempuan di Kricak, dokter Hasto Wardoyo mendapatkan sambutan hangat. Di dalam dialog yang diwarnai tawa berderai beragam pertanyaan warga disampaikan. Salah satunya soal keberlanjutan peluang kerja bagi difabel setelah mereka lulus sekolah.
"Centre of autism di Sentolo itu saya inisiasi karena di DIY dan Jawa Tengah ini belum ada pusat layanan autism. Sekarang ramai di situ, kenapa? Tidak ada kepala daerah yang memikirkan itu," kata dokter Hasto Wardoyo.
Bagi difabel berat, program pemberdayaan dengan produksi batik ciprat semampu mereka adalah bagian dari upaya agat difabel tetap produktif. Tak mungkin jalankan produksi batik jumputan, misalmya yang butuh ketrampilan khusus.
"Kita yakin bisa berdayakan difabel, itu sudah berjalan dan kelak tentu untuk Yogyakarta bisa juga. Siapa yang beli? Hasto Wawan komitmen pasarkan produknya. Bela dan beli produk lokal, itu kuncinya. Yogyakarta pusat pariwisata. Nanti mas Wawan yang ahlinya itu, bagaimana ciptakan pasar," kata dokter Hasto Wardoyo. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Royal Ambarrukmo Yogyakarta kembali menghadirkan Ambarrukmo Atisomya – Patehan, The Royal High Tea Ceremony, dalam rangkaian acara menuju ulang tahunnya ke-15
Virgo Transport 8 rute Surabaya-Banjarmasin hilang kontak di Laut Jawa. Kapal sempat melaporkan cuaca buruk dan kondisi miring.
PGI mengecam kekerasan terhadap warga sipil di Papua dan mendesak penghentian kekerasan serta pembukaan ruang dialog kemanusiaan.
Jusuf Kalla menyoroti banyaknya sarjana menganggur. Setiap tahun 1 juta sarjana keluar, sementara lapangan kerja dinilai terbatas.
Empat wisatawan terseret ombak Pantai Jungwok Gunungkidul saat hendak berfoto. Seorang wisatawan asal Solo meninggal dunia.
Kemenhub mendirikan posko darurat di Pelabuhan Trisakti untuk menangani insiden Kapal Virgo Transport 8 yang hilang kontak di Masalembo.