Pemkot Jogja Kaji Penutupan Sirip Malioboro, Hasto Siapkan Solusi
Pemkot Jogja mengkaji penutupan bertahap sirip Malioboro. Hasto Wardoyo memastikan kebijakan diterapkan setelah solusi akses warga disiapkan.
Ilustrasi warga sedang membersihkan sisa material talut yang ambrol di Dusun Ketos, Desa Sriharjo, Kecamatan Imogiri./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL—Tanah longsor menjadi salah satu potensi bencana yang ada di Bantul. Tim SAR Distrik Bantul meminta agar masyarakat mewaspadai potensi bencana tersebut.
Kasi Ops SAR DIY Distrik Bantul, Bondan Supriyanto menilai musim hujan yang terjadi belakangan dapat menjadi pemicu terjadinya potensi bencana tersebut.
Menurut Bondan, intensitas hujan diperkirakan terus meningkat hingga akhir Desember 2024. Dalam waktu tersebut, menurut Bondan bencana longsor dapat terjadi di daerah rawan longsor.
Dia menuturkan ada beberapa lokasi yang memiliki potensi longsor di DIY. Beberapa wilayah yang berpotensi mengalami longsor antara lain Bukit Bintang, daerah sekitar Jalur Cinomati, dan Makam Raja-raja Imogiri. “Kami perkirakan akhir Desember akan terjadi banyak bencana atau musibah dengan [perkiraan] curah hujan yang ada,” ujarnya saat ditemui di kawasan Makam Raja-raja Imogiri, Jumat (8/11/2024).
Dia pun meminta masyarakat untuk mewaspadai potensi bencana tersebut. Menurutnya, masyarakat dapat melaporkan apabila terjadi retakan tanah yang dapat berpotensi terjadi longsor.
BACA JUGA: Musim Hujan Tiba, BPBD Bantul Minta Masyarakat Waspadai Kawasan Rawan Longsor
Sementara Staf Bidang Pencegahan, Kesiapsiagaan dan Pasca Bencana, BPBD Bantul, Budianta menyampaikan pihaknya telah menyosialisasikan kepada masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap bencana longsor. “Selama ini kami memberikan sosialisasi ketika ada tanda rekahan atau pohon yang doyong perlu diantisipasi, dicurigai [berpotensi] longsor saat musim hujan,” ujarnya.
Selain itu, menurutnya, pihaknya akan meningkatkan kesiapsiagaan potensi terjadi longsor, banjir dan angin kencang selama memasuki musim penghujan.
Dia menuturkan, BPBD Bantul akan mengaktifkan 39 pos banjir dan longsor (bansor) untuk mengantisipasi potensi bencana tersebut di beberapa wilayah rawan banjir dan tanah longsor.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Jogja mengkaji penutupan bertahap sirip Malioboro. Hasto Wardoyo memastikan kebijakan diterapkan setelah solusi akses warga disiapkan.
Jadwal DAMRI Bandara YIA lengkap dengan rute ke Sleman, Kota Jogja, Gamping, Condongcatur, dan tarif Rp80.000.
Jadwal KA Bandara YIA Jogja hari ini lengkap reguler dan Xpress. Cek jam berangkat agar tak ketinggalan pesawat.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan berdasarkan data resmi KAI Access.
Jadwal KRL Solo-Jogja tersedia 12 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jadwal lengkap tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 10 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jam keberangkatan, stasiun tujuan, dan tarif Rp8.000.