Produksi Ikan Budidaya Sleman Tembus 29.167 Ton hingga Juni 2026
Produksi perikanan budidaya Sleman mencapai 29.167 ton dengan nilai Rp810,7 miliar hingga Juni 2026. Pemkab mewaspadai dampak musim kemarau.
Ilustrasi Aksi pelemparan batu kembali terjadi./Ist-Okezone
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Rombongan remaja asal Kabupaten Bantul melakukan penganiayaan terhadap pelajar sekolah menengah pertama (SMP) di Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) Planjan, Kapanewon Saptosari, Gunungkidul, Sabtu (16/11/2024) pukul 11.30 WIB. Pelaku telah dikembalikan ke keluarga, Minggu (17/11/2024).
Kapolsek Saptosari, AKP Suyanto mengatakan kejadian berawal saat rombongan tujuh orang, rata-rata kelas tiga SMP, dalam perjalanan pulang dari arah barat/ Bantul menuju kawasan pantai. Dalam perjalanan tersebut, mereka bertemu rombongan lain, lima orang, yang sedang menuju arah barat.
“Mereka berpapasan. Satu rombongan yang dari Bantul itu melempari batu rombongan Gunungkidul. Tapi korban yang kena itu hanya satu, paling depan,” kata Suyanto dihubungi, Minggu (17/11).
Setelah mendapat laporan dari warga, Polsek Saptosari lantas mengejar pelaku penganiayaan tersebut dengan bantuan dari warga sekitar. Pelaku ditangkap di Kalurahan Jetis, Saptosari dan langsung dibawa ke Polsek. Adapun korban dibawa ke RSUD Saptosari untuk mendapat penanganan sebelum dirujuk ke RS Bethesda Jogja.
Remaja yang menjadi pelaku penganiayaan masih berada di Polsek Saptosari hingga Sabtu (16/11) malam. Melalui interogasi yang polisi lakukan, mereka melakukan penganiayaan secara acak, tidak ada sasaran khusus. Mereka juga tidak membawa senjata tajam.
“Sementara ini remaja yang menganiaya itu kami kembalikan ke orang tua mereka,” katanya.
Polsek masih membawa sepeda motor, helm, dan ponsel pelaku. Tujuh remaja asal Bantul tersebut akan menjalani pemeriksaan lagi pada Senin (17/11). Hanya, Polsek Saptosari akan melimpahkan penanganan ke Polsek Tanjungsari.
Pelimpahan tersebut dilakukan lantaran, menurut Suyanto tempat kejadian perkara pertama ada di Kapanewon Tanjungsari.
Bentrok antar-rombongan di JJLS bukan kali pertama terjadi. Pada Minggu (10/11) pukul 17.30 WIB, dua rombongan pemuda bentrok di JJLS, dekat Kantor Kapanewon Saptosari.
Satu pemuda berinisial SB, 23, warga Sleman yang diduga dalam pengaruh minuman beralkohol ditangkap. Kata Suyanto, salah satu rombongan merasa tidak terima setelah rombongan lain mendahului di jalan.
“Satu orang kami amankan, karena dalam kondisi mabuk. Dia juga ikut memukul menggunakan helm; kami tidak menemukan senjata tajam,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Produksi perikanan budidaya Sleman mencapai 29.167 ton dengan nilai Rp810,7 miliar hingga Juni 2026. Pemkab mewaspadai dampak musim kemarau.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 2 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tersedia 15 perjalanan dengan tarif Rp8.000.
Siaran langsung Chelsea vs AC Milan di TVRI, 8 Agustus 2026 pukul 19.00 WIB. Tiket mulai Rp858 ribu. Catat jadwalnya!
Timnas Voli Putri Indonesia kalah 1-3 dari Vietnam di SEA V Cup Women 2026. Blok kurang solid dan banyak eror jadi penyebab. Lawan Filipina selanjutnya.
Pembiayaan UMKM di DIY dinilai perlu difokuskan pada usaha produktif dan prospektif. Penyaluran KUR hingga Juni 2026 mencapai Rp2,74 triliun kepada 48.290 debit
Cara update Roblox di Windows dan MacBook terbaru 2026. Simak langkah mudah memperbarui Roblox serta solusi mengatasi error update failed.