Bansos Sleman 7.363 KPM Diklarifikasi, Ada Temuan Transaksi Judol
Sebanyak 7.363 KPM bansos Sleman masuk data klarifikasi. Sejumlah rekening terdeteksi transaksi judi online dan pinjaman online.
Ilustrasi Aksi pelemparan batu kembali terjadi./Ist-Okezone
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Rombongan remaja asal Kabupaten Bantul melakukan penganiayaan terhadap pelajar sekolah menengah pertama (SMP) di Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) Planjan, Kapanewon Saptosari, Gunungkidul, Sabtu (16/11/2024) pukul 11.30 WIB. Pelaku telah dikembalikan ke keluarga, Minggu (17/11/2024).
Kapolsek Saptosari, AKP Suyanto mengatakan kejadian berawal saat rombongan tujuh orang, rata-rata kelas tiga SMP, dalam perjalanan pulang dari arah barat/ Bantul menuju kawasan pantai. Dalam perjalanan tersebut, mereka bertemu rombongan lain, lima orang, yang sedang menuju arah barat.
“Mereka berpapasan. Satu rombongan yang dari Bantul itu melempari batu rombongan Gunungkidul. Tapi korban yang kena itu hanya satu, paling depan,” kata Suyanto dihubungi, Minggu (17/11).
Setelah mendapat laporan dari warga, Polsek Saptosari lantas mengejar pelaku penganiayaan tersebut dengan bantuan dari warga sekitar. Pelaku ditangkap di Kalurahan Jetis, Saptosari dan langsung dibawa ke Polsek. Adapun korban dibawa ke RSUD Saptosari untuk mendapat penanganan sebelum dirujuk ke RS Bethesda Jogja.
Remaja yang menjadi pelaku penganiayaan masih berada di Polsek Saptosari hingga Sabtu (16/11) malam. Melalui interogasi yang polisi lakukan, mereka melakukan penganiayaan secara acak, tidak ada sasaran khusus. Mereka juga tidak membawa senjata tajam.
“Sementara ini remaja yang menganiaya itu kami kembalikan ke orang tua mereka,” katanya.
Polsek masih membawa sepeda motor, helm, dan ponsel pelaku. Tujuh remaja asal Bantul tersebut akan menjalani pemeriksaan lagi pada Senin (17/11). Hanya, Polsek Saptosari akan melimpahkan penanganan ke Polsek Tanjungsari.
Pelimpahan tersebut dilakukan lantaran, menurut Suyanto tempat kejadian perkara pertama ada di Kapanewon Tanjungsari.
Bentrok antar-rombongan di JJLS bukan kali pertama terjadi. Pada Minggu (10/11) pukul 17.30 WIB, dua rombongan pemuda bentrok di JJLS, dekat Kantor Kapanewon Saptosari.
Satu pemuda berinisial SB, 23, warga Sleman yang diduga dalam pengaruh minuman beralkohol ditangkap. Kata Suyanto, salah satu rombongan merasa tidak terima setelah rombongan lain mendahului di jalan.
“Satu orang kami amankan, karena dalam kondisi mabuk. Dia juga ikut memukul menggunakan helm; kami tidak menemukan senjata tajam,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 7.363 KPM bansos Sleman masuk data klarifikasi. Sejumlah rekening terdeteksi transaksi judi online dan pinjaman online.
Kelok 23 masih uji coba hingga 20 September 2026. Evaluasi 21 September menentukan kelayakan jalan sebelum dibuka untuk umum.
Dewa United menang 3-1 atas Borneo FC di Stadion Segiri lewat gol Johnathan Pereira dan dua gol Denilson.
Nusron Wahid dua kali absen rapat Komisi II DPR. Wamen ATR/BPN Ossy Dermawan menyebut Nusron memiliki penugasan lain yang terjadwal.
Kaspersky menemukan lebih dari 1.000 email phishing yang menyamar sebagai Zoom dan DocuSign serta menyasar akun perusahaan.
Kebakaran Gunungkidul mencapai 154 kasus hingga September 2026 dengan kerugian Rp2,96 miliar dan dua warga meninggal dunia.