6 Negara Lolos Piala Dunia U-17 2026, Indonesia Tersingkir
Jepang, Tiongkok, Arab Saudi, Tajikistan, Australia, dan Uzbekistan lolos ke Piala Dunia U-17 2026. Indonesia tersingkir di fase grup.
Istimewa Pemerintah Kalurahan Bangunjiwo
Harianjogja.com, BANTUL--Pemerintah Kalurahan (Pemkal) Bangunjiwo, Kapanewon Kasihan, Bantul meminta kepada warga di kawasan Donotirto, Bangunjiwo, Kasihan, untuk benar-benar memperhatikan konstruksi bangunan, tanah dan bangket.
Pasalnya, pihak Kalurahan Bangunjiwo tidak ingin terjadi kembali kejadian bangket longsor dan menimpa rumah warga, seperti yang terjadi pada Selasa (20/11/2024) malam.
"Kami tadi sudah sampaikan ke warga. Boleh bangun, tapi perhatikan konstruksinya dan juga tanahnya. Jangan asal-asalan. Konstruksi harus kuat, jangan sampai kejadian semalam terjadi lagi," kata Lurah Bangunjiwo Parja, Rabu (20/11/2024).
Menurut Parja akibat pembangunan bangket yang tidak memperhatikan konstruksi dan struktur tanah, Selasa (20/11/2024) malam, terjadi longsor di kawasan Donotirto. Beruntung tidak ada korban jiwa, hanya saja, akibat longsornya bangket telah membuat dua bangunan rumah di bawahnya rusak.
"Jadi itu terjadi karena tanah uruk pada bangket tidak mampu menahan air hujan. Untuk itu kami minta agar ke depan, warga yang ingin membangun agar konstruksi bangunan dan bangket benar-benar diperhatikan," ungkapnya.
Parja mengungkapkan kawasan yang mengalami longsor tersebut memang selama ini dikenal rawan longsor. Sejauh ini, ada sekitar 100 kepala keluarga yang tinggal disana. "Hanya saja lokasi yang rawan dan mudah longsor ada di beberapa tempat. Tidak banyak," jelasnya.
Parja mengungkapkan, setelah adanya peristiwa longsor pada Selasa (19/11/2024) malam, pemerintah Kalurahan Bangunjiwo telah bergerak cepat. Pada Rabu (20/11/2024) pagi, Pemerintah Kalurahan Bangunjiwo telah datang ke lokasi dan memberikan bantuan kepada pihak yang terkena dampak longsor.
BACA JUGA: Longsor di Bruno Purworejo, 3 Orang Meninggal Dunia, Satu Masih dalam Pencarian
"Sudah kami berikan bantuan Sembako dan Terpal. Semoga ini bisa membantu mereka," ucapnya.
Sementara, Sarwoko, warga di samping bangket yang mengalami longsor mengatakan, jika kejadian longsor terjadi pada Selasa (19/11/2024) pukul 20.30 WIB. Saat kejadian, dirinya berada di dalam rumah dan mendengar suara keras dari luar rumahnya.
Mendengar suara tersebut, Sarwoko bergegas keluar rumah dan mengecek. Alhasil, Sarwoko melihat jika bangket di samping rumahnya ambrol. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
"Dua bangunan rumah yang ada di bawahnya terkena longsoran. Satu rumah milik Indro Mediawan, mengalami kerusakan pada tembok rumah dan satu rumah lainnya milik Ngadinem yang mengalami rusak dibagian dapur," paparnya.
Setelah kejadian itu, Sarwoko mengaku langsung menghubungi pemilik tanah dan pada Rabu (20/11/2024) dilakukan evakuasi dengan satu unit eskavator kecil. Menurut Sarwoko, jika bangket yang longsor itu adalah pondasi baru.
"Mungkin karena tanah uruk, kena hujan lalu longsor," ucapnya.
Sementara Ngadinem, 70, mengaku jika saat kejadian dirinya tengah tiduran di kamar. Lalu terdengar adanya suara seperti truk menurunkan muatan. Ngadinem lalu bersama cucunya keluar dari rumah.
"Beruntung saya langsung keluar. Untuk rumah saya yang kena di bagian dapur dan saat ini sudah ditangani," paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jepang, Tiongkok, Arab Saudi, Tajikistan, Australia, dan Uzbekistan lolos ke Piala Dunia U-17 2026. Indonesia tersingkir di fase grup.
BGN akan menangguhkan SPPG tanpa Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi. Kebijakan ini demi menjaga kualitas Program Makan Bergizi Gratis.
Serangan Israel ke Lebanon kembali meningkat. Puluhan wilayah dihantam, korban tewas bertambah. Simak perkembangan terbaru konflik Timur Tengah.
Kesbangpol DIY menyelenggarakan pendidikan politik perempuan di Wates, Kabupaten Kulonprogo, Rabu (13/5/2026). Pendidikan ini ditujukan untuk mendorong kaum Haw
Prabowo ungkap Rp49 triliun uang tak terurus di bank akan masuk negara. Dana diduga terkait koruptor dan siap dimanfaatkan untuk rakyat.
Komet C/2025 R3 PANSTARRS muncul di 2026 dan tak kembali selama 170.000 tahun. Fenomena langka yang simpan sejarah Tata Surya.