Misteri Api Seyegan, UGM Telusuri Dugaan Gas Tanah
UGM teliti fenomena api di Seyegan Sleman, analisis georadar dilakukan untuk mendeteksi kemungkinan gas dalam retakan tanah.
Potret pertandingan PSS Sleman kontra PSBS Biak di Stadion Manahan Solo pada Jumat (22/11/2024)./Istimewa-PSS Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—PSS Sleman dipaksa tumbang dari PSBS Biak pada lanjutan pekan ke-11 BRI Liga 1-2024/2025 di Stadion Manahan Solo pada Jumat (22/11/2024). Meski tampil saling menyerang, pasukan Badai Pasifik keluar sebagai pemenang dan membuat Super Elang Jawa gagal mempertahankan tren kemenangan.
Sepanjang laga, baik PSS maupun PSBS terus melakukan jual beli serangan. Kokohnya lini pertahanan kedua belah tim, membuat babak pertama berakhir tanpa gol.
Di babak kedua, kedua pelatih langsung melakukan pergantian pemain. Di kubu PSS Sleman, Hokky Caraka dimasukkan menggantikan Nicolao Cardoso sementara PSBS Biak mengganti Armando Oropa dengan Jeam Kelly Sroyer.
Hasilnya di menit ke-64, Sroyer melepaskan tendangan keras yang tak mampu ditepis Alan Bernardon. Skoe 0-1 untuk tim tamu bertahan hingga akhir laga.
Setelah laga, Pelatih Kepala PSS Sleman, Mazola Junior menilai pemainnya tak bermain maksimal pada laga hari ini.
Pemain, kata Mazola, tak mampu mengeksekusi hasil latihan yang diasah selama tiga pekan jeda internasional. "Saya pikir kami tidak main dengan maksimal hari ini, jadi tidak banyak kami bisa eksekusi permainan yang sudah dilatih dalam tiga minggu ini," tegas Mazola.
BACA JUGA: Liga 1 PSS Vs PSBS 0-1, Super Elang Jawa Gagal Jinakkan Badai Pasifik
Belum lagi dalam permainan, tim juga beberapa kali disebut Mazola melakukan banyak kesalahan. Mazola juga menyinggung mental tim dalam laga ini. "Kami ada banyak kesalahan juga," imbuhnya.
Dalam laga melawan pasukan Badai Pasifik, PSS sebenarnya punya sejumlah kesempatan. Hanya saja tak ada satu pun peluang yang berbuah menjadi gol. "Kami punya tiga kesempatan finalisasi di awal dan kiper [lawan] itu dia bisa tangkap bola, saya pikir permainan itu sama seimbang," ujar dia.
Bek Kanan PSS Sleman, Dominikus Dion mengaku kecewa akan hasil laga ini. Dion juga meminta maaf atas hasil kekalahan ini. "Pertama-tama saya kecewa atas hasil pada laga hari ini, karena hasil belum berpihak pada kita," ujarnya.
"Kami rasa pemain hari ini belum maksimal bermain dan semoga di laga-laga berikutnya PSS Sleman bisa mendapatkan poin tiga terus," imbuhnya.
Dengan hasil ini PSS tertahan di posisi 14 klasemen dengan torehan delapan poin. Sementara PSS Biak naik ke posisi ke-7 dengan torehan 18 poin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UGM teliti fenomena api di Seyegan Sleman, analisis georadar dilakukan untuk mendeteksi kemungkinan gas dalam retakan tanah.
Lima kebiasaan sehari-hari seperti duduk terlalu lama, kurang tidur, dan konsumsi garam berlebih dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.
Cadence memperkenalkan ChipStack AI Super Agent Level-5 yang mampu merancang dan memverifikasi chip secara mandiri hingga 40 kali lebih cepat.
McLaren dan Red Bull mengajukan banding ke FIA setelah penalti Pierre Gasly di GP Monako 2026 dibatalkan akibat kesalahan sistem pit lane.
Kegiatan ini menjadi “magnet” bagi para komunitas dan konsumen pencinta Honda Vario untuk merayakan kebersamaan dan mempererat solidaritas.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang