Jelang Iduladha 2026, Perdagangan Hewan Kurban di Bantul Bakal Naik
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.
Sejumlah kepala dinas baru di lingkungan Pemda DIY saat dilantik dan diambil sumpah pada Jumat (14/12/2024)./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X melantik dan mengambil sumpah jabatan enam pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemda DIY di Bangsal Kepatihan, Kompleks Kepatihan, Jumat (13/12/2024). Pelantikan sejumlah kepala dinas baru ini bertujuan memperkuat birokrasi pemerintah daerah yang berorientasi pada pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Sultan mengungkapkan, seorang pemimpin di lingkungan Pemda DIY harus memahami dan menginternalisasi filosofi budaya yang menjadi dasar kehidupan di Jogja, yaitu konsep Cipta, Rasa, Karsa.“Filosofi ini juga dikenal dengan Tridaya, yaitu tiga daya utama yang mencakup pikiran [Cipta], hati [Rasa], dan tekad semangat [Karsa]," katanya.
Cipta adalah wujud dari pikiran yang meliputi pengetahuan, wawasan, logika, dan imajinasi yang menghasilkan gagasan dan inspirasi. Rasa adalah perasaan yang berakar pada hati, melibatkan ketulusan, kecintaan, dan moralitas. Sementara itu, Karsa merupakan tekad, niat, dan semangat yang memberikan keberanian untuk bertindak.
Sultan juga menekankan bahwa kepemimpinan yang baik tidak hanya berbicara soal manajemen birokrasi, tapi juga soal membangun ekosistem yang berpikir dan bekerja berdasarkan budaya kerja seorang Satriya, yang diharapkan mampu menciptakan perubahan sejati. Kepemimpinan berbasis manajemen talenta, menurutnya, akan membentuk birokrasi yang solid dan dapat membawa perubahan positif bagi masyarakat.
Sultan berharap agar para pejabat yang baru dilantik dapat menjawab tantangan besar ke depan, yaitu bagaimana mereka dapat menerapkan dan mengembangkan konsep keistimewaan DIY dengan jelas dan terarah, agar menjadi gerakan kebudayaan yang dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. “Saya berharap, pelantikan ini menjadi momentum percepatan pembangunan yang bertujuan untuk meraih makna hakiki dari Keistimewaan DIY, yakni peningkatan martabat dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Sultan.
Adapun enam pimpinan tinggi pratama yang dilantik itu didasarkan pada Keputusan Gubernur DIY Nomor 265/Pem.D/UP/D.4 tentang Pengangkatan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama. Keenam pejabat tinggi pratama yang dilantik pada kesempatan tersebut antara lain Syam Arjayanti yang diangkat sebagai Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY, sebelumnya Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY
Selanjutnya, Didik Wardaya yang menjadi Staf Ahli Gubernur DIY Bidang Sosial, Budaya, dan Kemasyarakatan, sebelumnya Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga DIY. Yuna Pancawati dipercaya menjabat sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY, sebelumnya Kepala Biro Administrasi Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda DIY.
Kemudian ada Suhirman yang dilantik sebagai Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga DIY, sebelumnya sebagai Wakil Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga DIY. Hery Sulistio Hermawan menjadi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan DIY, sebelumnya sebagai Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY serta Eling Priswanto diangkat menjadi Kepala Biro Administrasi Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda DIY, sebelumnya Kepala Bagian Rekayasa Perekonomian Kepala Biro Administrasi Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda DIY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.
Alex Marquez diduga melaju lebih dari 200 km/jam saat mengalami crash horor di MotoGP Catalunya 2026. Ini estimasi kecepatannya.
Pengadaan TKD pengganti YIA di Palihan dan Glagah masih stagnan. Warga khawatir dana ganti rugi hangus jika tak segera direalisasikan.
Penelitian terbaru menunjukkan AI mampu memperpanjang usia baterai mobil listrik hingga 23 persen tanpa memperlambat pengisian daya.
Penyandang disabilitas saat ini telah menjadi bagian dari kelompok masyarakat yang memainkan peran yang sama pentingnya dengan masyarakat umum dalam sektor
Libur panjang Kenaikan Yesus Kristus mendongkrak kunjungan wisata Gunungkidul hingga 145 ribu orang dengan PAD mencapai Rp1,7 miliar.