Advertisement
Anak Balita Tercebur Sungai Belik Pleret Bantul Masih Dicari Tim SAR hingga Sore Ini
Tim SAR gabungan, Polsek Jetis dan Polsek Pleret melakukan pencarian A, (4) yang dilaporkan terjebur ke dalam Sungai Belik, Jejeran, Wonokromo, Pleret, Sabtu (14/12/2024) siang - Polres Bantul
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL—Tim SAR gabungan, Polsek Jetis dan Polsek Pleret melakukan pencarian anak balita berusia empat tahun yang dilaporkan terjebur ke dalam Sungai Belik, Jejeran, Wonokromo, Pleret, Sabtu (14/12/2024) siang.
Hingga berita ditulis petugas SAR gabungan masih terus melakukan pencarian.
Advertisement
Kasi Humas Polres Bantul AKP I Nengah Jeffry Prana Widyana mengatakan peristiwa terjeburnya anak umur empat tahun tersebut diketahui pada pukul 11.30 WIB. "Dan, sampai saat ini, masih dilakukan pencarian," jelasnya.
Kasiops SAR DIY Distrik Bantul Bondan Supriyanto menambahkan, pencarian tidak hanya dilakukan oleh SAR DIY tapi juga melibatkan Basarnas, FPRB, warga masyarakat dan petugas dari Polsek Jetis dan Polsek Pleret. "Saat ini sedang dilakukan penyisiran," jelasnya.
BACA JUGA: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Dimakzulkan Parlemen
Sebelumnya, Kapolres Bantul, AKBP Michael R Risakotta, mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada saat berada di aliran sungai. "Saat ini sudah musim penghujan dan debit air mungkin cenderung mengalami kenaikan, sehingga aliran sungai menjadi deras dan berpotensi menjadi rawan atau berbahaya," kata Michael dalam keterangan tertulis, Sabtu (14/12/2024).
Maka dari itu, setiap masyarakat yang melakukan aktivitas di aliran sungai maupun di pinggiran sungai, diminta untuk selalu waspada dan berhati-hati.
"Paling tidak, masyarakat bisa mengetahui dulu, melihat medan yang akan dipergunakan untuk kegiatan, sehingga betul-betul aman dan tidak terjadi persoalan atau bahaya," jelas dia.
Banyaknya korban meninggal akibat tenggelam ini harus menjadi pengingat bagi semua orang akan bahaya yang mungkin terjadi saat beraktivitas di sekitar perairan.
“Keselamatan harus tetap diutamakan dan langkah pencegahan harus diambil untuk menghindari kecelakaan serupa terjadi lagi,” tutur dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Desakan Menguat Seusai Remaja Bantul Tewas Dikeroyok Geng Remaja
- Wilayah di Jogja dan Sedayu Kena Pemadaman Listrik, Hari Ini
- Terbukti Korupsi, Carik Bohol Terancam Dipecat Seusai Vonis Inkrah
- Produksi Gabah Sleman Naik 21 Persen pada Awal 2026
- Modus Izin Tinggal Investor Jadi Cara WNA Belama-lama di Indonesia
Advertisement
Advertisement









