Dompet Dhuafa Gulirkan Bestian Sama Yatim
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
Suasana TPR Parangtritis, Rabu (4/5/2022) siang./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Pariwisata (Dispar) Bantul akan menambah personel jaga di tempat pemungutan retribusi (TPR) objek wisata pada libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.
"Untuk penambahan personel selama libur Natal dan Tahun Baru untuk petugas pemungut retribusi di TPR sebanyak 22 personel," kata Kepala Dispar Bantul, Saryadi saat dalam keterangannya, Rabu (18/12/2024).
Dengan adanya penambahan 22 personel, kata dia, maka jumlah petugas TPR selama libur Natal dan Tahun Baru menajdi 69 orang. Biasanya petugas TPR di hari biasa hanya 47 orang. Para petugas TPR ini berjaga di TPR Parangtritis dan Depok, TPR kawasan pantai wilayah barat ((Pantai Baros, Pantai Samas, Pantai Pandansari, Pantai Goa Cemara, Pantai Patehan, Pantai Cangkring, Pantai Kwaru, Pantai Baru dan Pantai Pandansimo), TPR Goa Selarong, dan TPR Goa Cerme.
Dalam pelaksanaan penjagaan TPR pada libur Natal dan Tahun Baru ini, Dispar Bantul juga melibatkan unsur lain di antaranya Polres 20 personil, Polsek 11 personil, Koramil 8 personil, Polairud 6 personil, TNI AL 5 personil, SAR 20 personil, Dinas Perhubungan Kabupaten Bantul 4 personil, dan Satpol PP Kabupaten Bantul 4 personi.
Saryadi memprediksi kunjungan wisatawan ke lokasi wisata di Bantul selama liburan Natal sampai akhir tahun 2024 kurang lebih 290.000 pengunjung. Adanya penambahan persoenl TPR ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dan menjamin kenyamanan serta keamanan bagi pengunjung obyek wisata khususnya obyek wisata yang dikelola oleh pemerintah daerah.
"Peningkatan kunjungan wisatawan ini diharapkan mampu menggerakan perekonomian dengan bertumbuhnya usaha bagi masyarakat sekitar," ucapnya.
Kasi Promosi dan Pelayanan Informasi Dispar Bantul, Markus Purnomo Adi, meminta agar masyarakat memperhatikan keamanan dan kebersihan selama menikmati momen liburan Natal dan Tahun Baru di Bumi Projotamansari.
Ia juga mengingatkan agar wisatawan wewaspadai potensi bencana karena momen libur Natal dan Tahun Baru ini bertepatan dengan musim penghujan.
"Saat di lokasi even, ikuti dan taati himbauan dan petunjuk petugasnya," ujarnya, Kamis (12/12/2024).
Dia juga meminta agar wisatawan yang menuju ke lokasi dapat berkendara dengan bijak dan mengutamakan keselamatan berkendara. "Dimohon [wisatawan] berhati-hati baik dalam berkendara menuju dan meninggalkan lokasi," ujar Markus.
Pria yang akrab disapa Markus ini juga meminta agar wisatawan mentaati aturan lalu lintas dan mengikuti petunjuk petugas lalu lintas yang mengarahkan pengendara guna mengurangi kemacetan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
Trans Jogja disiapkan terintegrasi dengan Grab untuk mengatasi akses halte dan memperkuat konektivitas first mile-last mile.
Jogja Inspira #01 hadir di Ndalem Poenokawan dengan kolaborasi musik, puisi dan sketsa, memperkuat Jogja sebagai episentrum kreativitas seni.
Korban bencana di Nepal utara mencapai 951 orang. Sekitar 590 warga negara asing dari 39 negara masih dinyatakan hilang.
Restitusi PPN yang belum cair dikhawatirkan mengganggu cash flow industri hingga memicu PHK dan pailit.
Wisata dan pembangunan di hulu Gajah Wong Sleman dinilai perlu memperhatikan daya dukung lingkungan untuk menjaga air dan ekosistem.