Film PIYE TO KIH? Angkat Kisah Cinta Beda Alam dan Pesan Memantaskan Diri
Film PIYE TO KIH? memadukan kisah cinta beda alam, komedi, dan budaya Jawa dengan pesan tentang kejujuran serta memantaskan diri.
Tumpukan tabung LPG di salah satu pangkalan Sorosutan, Umbulharjo.ist/harianjogja
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah melalui Kementerian ESDM menetapkan pembelian LPG 3 kg per 1 Februari 2025 sepenuhnya hanya dilayani di Pangkalan Resmi Pertamina dan tidak ada lagi di pengecer. Pertamina pun menawarkan pengecer untuk menjadi pangkalan gas LPG 3 Kg.
Area Manager Communication, Relatios, & Corporate Social Responsibility (CSR), Taufiq Kurniawan mendukung kebijakan pemerintah agar masyarakat membeli LPG 3 kg di pangkalan.
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah khususnya Provinsi Jawa Tengah (Jateng) dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) juga sudah menawarkan kepada 78.304 pengecer untuk beralih menjadi pangkalan resmi LPG 3 kg Pertamina Patra Niaga.
"Kami membuka peluang kepada para pengecer untuk beralih menjadi pangkalan LPG 3 kg resmi Pertamina Patra Niaga," tutur Taufiq, Senin (3/2/2025)
Taufiq menambahkan, untuk stok LPG 3 kg di Provinsi Jateng adalah sebanyak 10.762 Metrik Ton (MT) dan DIY adalah 1.288 MT. Selain itu, jumlah pangkalan LPG 3 kg di Jateng adalah sebanyak 54.717 pangkalan dengan rasio per desa 6 pangkalan per desa dan DIY sebanyak 8.013 pangkalan dengan rasio per desa sebanyak 18 pangkalan per desa.
"Untuk mendaftar menjadi pangkalan resmi Pertamina Patra Niaga, konsumen dapat mendatangi sub penyalur/pangkalan dengan membawa KTP, foto usaha, dan Nomor Induk Berusaha (NIB)," tutup Taufiq.
Keuntungan Beli di Pangkalan Gas 3 Kg
Pertamina Patra Niaga juga gerak cepat menyiapkan akses link titik terdekat pangkalan LPG 3 kg yang berada disekitar lokasi masyarakat.
"Untuk kemudahan masyarakat menemukan pangkalan LPG 3kg terdekat, kami menyiapkan akses mencari pangkalan terdekat melalui link berikut https://subsiditepatlpg.mypertamina.id/infolpg3kg atau bisa meminta informasi melalui Call Centre 135," jelas Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Heppy Wulansari melalui keterangan tertulisnya.
Lebih lanjut Heppy mengatakan bahwa secara prinsip Pertamina Patra Niaga akan menjalankan kebijakan yang ditetapkan oleh Pemerintah melalui Kementrian ESDM terkait distribusi LPG 3 kg. Masyarakat dihimbau untuk membeli langsung di Pangkalan resmi.
"Bagi masyarakat, pembelian di Pangkalan resmi LPG 3 kg tentu lebih murah harganya dibandingkan pengecer karena harga yang di jual sesuai dengan HET yang ditetapkan pemerintah daerah masing-masing wilayah," tutur Heppy.
Keuntungan lain, pembelian di pangkalan resmi LPG 3 kg juga lebih dijamin takarannya karena pangkalan menyiapkan timbangan, masyarakst dapat memastikan berat LPG 3kg.
"Untuk pengecer juga dapat menjadi pangkalan setelah memenuhi ketentuan yang berlaku," tutur Heppy.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Film PIYE TO KIH? memadukan kisah cinta beda alam, komedi, dan budaya Jawa dengan pesan tentang kejujuran serta memantaskan diri.
PANDI mendorong Universal Acceptance agar aksara Bali, Jawa, Pegon, Jawi, dan Arab Melayu bisa digunakan di ekosistem internet global.
Prof Uceng mengajak massa aksi mengacungkan tiga jari dan meneriakkan revolusi di Titik Nol Jogja saat demonstrasi, Rabu (28/10/2026).
Daihatsu Kumpul Sahabat Denpasar 2026 resmi dibuka di Living World Denpasar pada 28 Oktober hingga 1 November, menghadirkan hiburan, aktivitas komunitas.
Noah Wyle meraih gelar Sexiest Man Alive 2026 dari People. Aktor serial ER itu mengaku terkejut dan berseloroh soal reaksi keluarganya.
DPRD Kota Jogja mendorong IKM beradaptasi saat daya beli melemah, sementara perbankan perlu berhati-hati menyalurkan kredit usaha.