WhatsApp Uji Restricted Chat, 4 Fitur Ini Kini Dibatasi
WhatsApp mulai menguji Restricted Chat di Android dan iOS. Fitur ini membatasi ekspor chat, Meta AI, media, dan linked devices.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—BP, 44, warga Kulonprogo yang diduga nekat menceburkan diri ke Sungai Opak setelah melakukan tindak pidana pencurian, pada Kamis (20/2/2025) akhirnya ditemukan. BP ditemukan oleh Tim SAR Gabungan dalam kondisi meninggal dunia dan terapung di Sungai Opak, tepatnya di Dusun Gunung Puyuh, Panjangrejo, Pundong, Bantul, Jumat (21/2/2025) sore.
“Benar, jenazah ditemukan terapung pada pukul 15.45 WIB,” kata Kasi Humas Polres Bantul AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana.
Untuk selanjutnya, lanjut Jeffry, petugas kemudian melakukan indentifikasi dan divisum oleh dokter Puskesmas Pundong. Hasilnya, tidak ditemukan tanda tanda penganiayaan dan telah diserahkan kepada perwakilan keluarga. “Sehingga dengan telah ditemukannya jasad korban, selanjutnya operasi pencarian oleh Basarnas dan relawan dinyatakan selesai,” katanya.
BACA JUGA: Diduga Mencuri, Kepergok Warga, Mr X Nekat Nyebur ke Sungai dan Belum Ditemukan
Sebelumnya, petugas Polsek Pundong dan SAR serta BPBD Bantul mencari BP di Sungai Opak, tepatnya di Dusun Nangsri, Srihardono, Pundong, Kamis (20/2/2025). BP diduga nekat menceburkan diri ke Sungai Opak setelah melakukan pencurian pada pukul 09.00 WIB. "Jadi awalnya, korban dicurigai warga setelah melakukan tindak pidana pencurian. Kemudian melarikan diri dengan mengendarai sepeda motor dan kemudian diikuti warga," kata Jeffry.
Setelah beberapa saat, lanjut Jeffry, orang tersebut tidak mengetahui jalan, hingga sampai di pekarangan warga dekat Sungai Opak. Saat itu, ada seorang warga yang membunyikan peluit agar berhenti. Warga lainnya yang mendengar peluit, kemudian mendekati korban. "Korban langsung meninggalkan sepeda motornya dan berlari di tepi sungai kemudian menceburkan diri. Beberapa warga yang melihat hendak menolong, tetapi korban tersebut tidak mau dan ke arah tengah sungai hingga tidak terlihat lagi,"ucap Jeffry.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WhatsApp mulai menguji Restricted Chat di Android dan iOS. Fitur ini membatasi ekspor chat, Meta AI, media, dan linked devices.
PIHPS mencatat harga cabai rawit merah Rp114.000 per kg dan telur ayam ras Rp31.550 per kg pada 6 Oktober 2026.
Pembangunan RTH eks Parkir Abu Bakar Ali dimulai dan ditargetkan rampung Desember 2026 dengan konsep perpaduan hutan dan taman kota.
Ledakan di Ruko San Antonio, Pakuwon City, Surabaya, menyebabkan lima orang terluka dan sedikitnya 20 bangunan mengalami kerusakan.
Redaksi kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News Harianjogja.com edisi Selasa (6/10/2026) yang merangkum isu paling hangat dan strategis.
Lebih dari 2.000 pelajar dari 40 sekolah mengikuti Karnaval Pelajar Mantrijeron untuk memeriahkan HUT ke-270 Kota Jogja.