Hadapi Kekeringan, Pemkab Sleman Siapkan Anggaran dan Dropping Air
Pemkab Sleman menyiapkan anggaran dan memantau pasokan air di 17 kapanewon untuk menghadapi potensi kekeringan musim kemarau.
Patroli wilayah dan safari subuh yang dilakukan Polda DIY di sejumlah wilayah DIY pada Sabtu (8/3/2025). ist/Polda DIY
Harianjogja.com, SLEMAN—Untuk menciptakan menciptakan keamanan di lingkungan masyarakat di waktu-waktu dini hari di bulan Ramadan, Polda DIY menggelar patroli dan safari subuh di berbagai wilayah di DIY.
Kabidhumas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan menjelaskan bahwa safari subuh menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Selain itu kegiatan patroli yang dilakukan pada jam-jam subuh diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Di setiap masjid yang dikunjungi, jajaran Polda DIY akan berinteraksi langsung dengan jamaah untuk menyerap informasi terkait Kamtibmas. Selain itu dalan patroli dan safari subuh ini Polda DIY juga menyerahkan Al-Qur’an, peralatan ibadah dan kurma secara simbolis kepada para pengurus masjid yang disambangi.
"Kami ingin menunjukkan bahwa Polri bukan hanya hadir dalam tugas-tugas keamanan, tetapi juga dalam aspek sosial dan keagamaan," ungkap Ihsan, Sabtu (8/3/2025).
BACA JUGA: Kunjungi Korban Banjir Bekasi, Presiden Prabowo Buka Puasa Bareng Warga
Menurut Ihsan kedekatan dengan masyarakat menjadi salah satu kunci mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.
"Silaturahmi dan kedekatan dengan masyarakat adalah kunci utama dalam mewujudkan Kamtibmas yang kondusif," katanya.
Pada Sabtu (8/3/2025), enam masjid di DIY menjadi sasaran safari subuh Polda DIY. Keenamnya meliputi Masjid Jogokariyan, Masjid Agung Wahidin Sudirohusodo Sleman, Masjid Gedhe Kauman, Masjid Suciati Saliman, Masjid Syuhada Gondokusuman dan Masjid Quwwatul Islam.
Patroli disertai safari subuh ini lanjut Ihsan diharapkan dapat membawa pesan bahwa keamanan dan kenyamanan dalam hidup bisa diraih ketika ada silaturahmi dan sinergi antara kepolisian dan masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman menyiapkan anggaran dan memantau pasokan air di 17 kapanewon untuk menghadapi potensi kekeringan musim kemarau.
Makam mertua Djaduk Ferianto di Kuncen Lama dirusak. Ahli waris menyoroti biaya perawatan, Pemkot Jogja berencana menata pengelolaannya.
Gelombang pasang menerjang Pantai Pandansimo, Bantul, membuat tiga rumah rusak berat. Warga diminta waspada gelombang tinggi.
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan jalan tol harus membuka akses ke pusat ekonomi untuk mendorong investasi dan pertumbuhan.
Pemkab Gunungkidul merehabilitasi tiga pasar tradisional pada 2026. Perbaikan Pasar Wotgaleh, Karangijo, dan Ngrancah terkendala anggaran.
Donald Trump kembali mengancam Iran dengan operasi militer jika diplomasi nuklir gagal. Simak 4 ancaman terbaru Trump dan dampaknya bagi Selat Hormuz.