Harga Minyak RI April 2026 Melonjak Jadi 117,31 Dolar AS
Harga minyak mentah Indonesia April 2026 melonjak menjadi 117,31 dolar AS per barel akibat konflik Timur Tengah dan Selat Hormuz.
Proses pengolahan sampah di TPST Tamanmartani di Kalurahan Tamanmartani, Kalasan. – Harian Jogja/David Kurniawan
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemkab Sleman bakal menertibkan pelaku jasa pengelolaan sampah swasta di wilayahnya. Penertiban ini sebagai buntut kasus pembuangan sampah ilegal dari Sleman ke Klaten, Jawa Tengah.
"Jelas kami akan menertibkan dan melakukan pembinaan kepada para pelaku jasa pengelolaan sampah swasta ini, agar mereka lebih tertib dan tidak membuang sampah sembarangan," kata Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa di Sleman, Kamis (20/3/2025).
Menurut dia, kejadian pembuangan sampah dari pengelola sampah swasta di wilayah Kabupaten Klaten tersebut sebenarnya merupakan kesepakatan antara pelaku jasa swasta dan pemilik lahan untuk membuang sampah.
"Ini kejadian ada jasa pengelola sampah di Sleman yang ditawari membuang sampah di sebuah lahan milik pribadi di wilayah Klaten, dan keduanya sepakat dengan perjanjian tertentu. Jadi bukan sampah yang dikelola Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sleman," katanya.
Ia mengatakan, meski demikian hal tersebut tidak dibenarkan karena pasti ini akan menimbulkan gejolak di masyarakat. Apalagi dalam pengelolaan sampah masing-masing pemerintah daerah memiliki kebijaksanaan dan aturan sendiri sehingga tidak boleh asal membuang sampah, apalagi lintas wilayah.
"Ini dampaknya yang kena akhirnya Pemerintah Kabupaten Sleman, yang viral di media sosial kan sampah dari Sleman dibuang ke Klaten. Ini perbuatan dari oknum jasa pengelola sampah swasta, namun dampaknya ke seluruh Sleman. Ini sudah yang ketiga kali kejadian serupa, sebelumnya dibuang di wilayah Gunungkidul dan Kulonprogo," katanya.
BACA JUGA: Tok! DPR RI Setujui RUU TNI Disahkan Jadi Undang-Undang
Danang mengatakan, Pemerintah Kabupaten Sleman sangat serius dalam menangani masalah sampah produksi rumah tangga, apalagi Gubernur DIY juga dengan tegas telah menyatakan bahwa masalah sampah harus ditangani di masing-masing kabupaten/kota.
"Pemkab Sleman saat ini telah melakukan berbagai upaya untuk menangani sampah, seperti membangun beberapa tempat pengolahan sampah terpadu (TPST), optimalisasi transfer depo sampah dan gencar sosialisasi kepada masyarakat agar lebih bijak dalam mengelola dan memproduksi sampah," katanya.
Kepala DLH Kabupaten Sleman Epiphana Kristiani mengatakan pada bulan ini pihaknya akan mengundang jasa pengelola sampah swasta di Kabupaten Sleman untuk penertiban dan pembinaan.
"Ada sebanyak 71 pengusaha sampah yang sudah teregulister dan jasa pengolah sampah akan diundang untuk dilakukan pembinaan. Kami akan mengingatkan kembali aturan yang boleh dan tidak boleh dalam mengelola sampah," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Harga minyak mentah Indonesia April 2026 melonjak menjadi 117,31 dolar AS per barel akibat konflik Timur Tengah dan Selat Hormuz.
Arsenal juara Liga Inggris 2026 setelah Manchester City ditahan Bournemouth 1-1. The Gunners akhiri penantian gelar selama 22 tahun.
SIM keliling Gunungkidul hari ini hadir di Patuk. Cek jadwal SIMMADE, SIMPITU, SIM Station, hingga layanan Satpas terbaru.
Bantul siapkan guru SD hadapi Bahasa Inggris wajib 2027. Pelatihan dan komunitas belajar mulai dibentuk.
Jadwal KRL Jogja–Solo 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Yogyakarta hingga Palur. Cek jam berangkat terbaru di sini.
Jadwal KRL Solo–Jogja 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Palur ke Tugu. Cek jam berangkat terbaru dan tarif Rp8.000.