Advertisement
Persiapan Berangkatkan 517 Calon Jamaah Haji, Pemkot Jogja Gelar Manasik Haji

Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Pemkot Jogja mulai melakukan persiapan terkait dengan pemberangkatan calon jemaah haji 2025. Setidaknya ada 517 jamaah haji asal Kota Jogja yang akan berangkat pada Juli mendatang.
Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kota Jogja Nadhif menjelaskan Provinsi DIY mendapatkan kuota jemaah sebanyak 3.174 orang. Di dalamnya sudah termasuk petugas kloter.
Advertisement
Sedangkan khusus Kota Jogja akan memberangkatkan 517 calon jamaah haji. Dia menyebut, jemaah termuda tercatat berusia 19 tahun. Sementara jamaah tertua berusia 92 tahun. Sejumlah persiapan dilakukan menjelang keberangkatan. Salah satunya yakni gelaran manasik haji.
BACA JUGA: 78 Persen Calon Jemaah Haji asal Bantul yang Melakukan Pelunasan Bipih
“Calon jamaah haji mendapatkan bimbingan manasik sebanyak 6 kali di tingkat Kantor Urusan Agama (KUA) Kemantren. Serta 2 kali manasik di tingkat Kota Jogja guna memastikan kesiapan mereka secara fisik, mental, dan pengetahuan dalam melaksanakan rangkaian ibadah haji di tanah suci,” ujar Nadhif, Rabu (26/3/2025).
Nadhif menuturkan dalam hal akomodasi dan transportasi, Pemkot Jogja akan turut memfasilitasi keberangkatan calon jamaah haji. Tepatnya dari Donohudan ke Balai Kota Jogja. Fasilitas ini disiapkan dengan memanfaatkan dana hibah daerah dalam bentuk nota perjanjian hibah daerah (NPHD) yang bersumber dari APBD Kota Jogja.
Selain itu, jamaah haji asal Kota Jogja juga nantinya akan mendapatkan souvenir haji nasional berupa batik haji dan kain ihram. “Khusus untuk jamaah asal Kota Jogja, Pemkot memberikan tambahan souvenir berupa seragam batik khas Kota Jogja sebagai bentuk perhatian dan identitas kebanggaan daerah. Ini bentuk pelayanan sekaligus penghormatan kepada para tamu Allah,” katanya.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo menjelaskan penting bagi calon jamaah haji untuk menjaga kesehatan fisik dan mental. Persiapan seperti manasik haji juga diharapkan bisa diikuti dengan maksimal sebagai langkah persiapan. Hasto yang juga merupakan dokter spesialis kandungan ini mengajak calon jamaah haji untuk rutin berolahraga. Ini tak lepas dari kegiatan ibadah yang juga turut menguras tenaga. “Saya berharap calon jamaah haji bisa berlatih dengan berolahraga ringan,” kata Hasto.
Selain persiapan fisik, Hasto juga mengimbau para calon jamaah haji untuk bisa melakukan persiapan mental dan rohani seperti memperkuat kesabaran, memperbanyak berdoa, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Bagi Hasto, dalam suasana ibadah haji yang penuh dinamika dan perbedaan, penting bagi setiap jamaah untuk mengedepankan sikap legowo, rendah hati, serta menjaga lisan.
“Adigang adigung adiguno itu bukan sikap yang baik. Justru kita harus merendahkan diri dan bersyukur. Itulah modal utama kita. Ibadah haji bukan sekadar ritual, tetapi juga ujian kesabaran, keikhlasan, dan pengendalian diri. Harapannya seluruh jamaah dapat menunaikan ibadah dengan khusyuk dan pulang ke tanah air dalam keadaan sehat serta menjadi haji yang mabrur,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement

Taman Wisata Candi Siapkan Atraksi Menarik Selama Liburan Lebaran 2025, Catat Tanggalnya
Advertisement
Berita Populer
- H-4 Lebaran, Jumlah Kendaraan di Exit Tol Tamanmartani Naik Tiga Kali Lipat Dibanding Hari Pertama Dibuka
- Puncak Arus Mudik Lebaran di Jawa Diprediksi Berlangsung Pukul 21.00-22.00 WIB Malam Ini
- Mobil Ambulans Terlibat Kecelakaan di Gamping
- Candi Prambanan Jadi Simbol Toleransi Beragama
- Hujan Deras dan Angin Kencang di DIY Sebabkan Banjir, Longsor dan Pohon Tumbang, 2 Korban Luka-luka
Advertisement
Advertisement