Advertisement
Empat Bangunan SMP yang Rusak di Bantul Bakal Diperbaiki Tahun Ini
Ilustrasi gedung sekolah rusak / JIBI
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Perbaikan bangunan empat sekolah menengah pertama (SMP) di Bantul bakal dilakukan tahun ini.
"Tahun ini ada empat SMP di Bantul yang dilakukan perbaikan, untuk proses penanganan perbaikan direncanakan sekitar Juni 2025," kata Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Bantul Retno Yuli Astuti di Bantul, Jumat (18/4/2025).
Advertisement
Ia enggan menyebutkan sekolah-sekolah yang mendapat prioritas perbaikan pada tahun ini, hanya saja keempat sekolah tersebut memang butuh untuk dilakukan perbaikan agar bisa mendukung kegiatan belajar mengajar.
"Namun, sebenarnya hanya perbaikan kecil-kecil, misalnya renovasi agar membuat suasana berbeda, supaya anak-anak itu nyaman saat belajar. Jadi, konsepnya lebih ke situ. Ada juga yang membangun pagar yang hampir roboh," katanya.
Meski demikian, kata dia, disebutkan ada juga salah satu SMP di Kecamatan Imogiri yang membutuhkan penanganan pembuatan laboratorium komputer, karena laboratorium tersebut sempat terkena banjir dan membutuhkan penanganan.
BACA JUGA: Ratusan Tempat Pembuangan Sampah Terbuka di Indonesia Ditutup Paksa Pemerintah
"Kalau data sekolah yang membutuhkan penanganan perbaikan itu sebenarnya banyak. Akan tetapi, yang disetujui baru sekolah itu, dan kami kan juga perlu menyesuaikan kondisi keuangan. Ya kami ikuti kebijakan itu," katanya.
Dia mengatakan anggaran perbaikan empat SMP tersebut menggunakan dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Bantul, pihaknya tidak merinci kebutuhan per sekolah, hanya totalnya mencapai Rp500 juta.
Lebih lanjut, dia mengatakan, rata-rata kondisi SMP di wilayah Bantul banyak yang memerlukan perbaikan, mengingat perbaikan bangunan sekolah jenjang SMP terakhir dilakukan pada 2006 atau setelah kejadian gempa bumi.
"Jadi, memang sudah masuk masa-masa renovasi dan perbaikan bangunan, terutama untuk bagian atap atau plafon sekolah. Ada juga di bagian pintu-pintu kusen, karena kan murid murid itu sering nendang-nendang pintu dan sebagainya," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Trump Ultimatum Iran, Buka Selat Hormuz atau Pembangkit Dihancurkan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Ikuti Salat Id di Sendangadi, Danang Maharsa Tekankan Gotong Royong
- Dinkes Bantul Siaga Risiko KLB dan Kasus Keracunan Saat Lebaran
- Posko Ramah Pemudik Gereja Aloysius Gonzaga Dibuka hingga H+5 Lebaran
- Dana Desa Tahap 1 Mulai Disalurkan April di Bantul
- Peternak Gunungkidul Dapat Santunan Saat Ternak Mati Mendadak
Advertisement
Advertisement








