Kimaya Sudirman Yogyakarta by Harris Rilis Promo Gudeg Mercon Bakar
Industri perhotelan di Indonesia terus bergerak dinamis. Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap perjalanan bisnis dan wisata, The Ascott Limited.
Kegiatan penanaman pohon dilakukan oleh Nasyiatul Aisyiyah. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiah (PP NA) menggulirkan program Massifikasi Green Nasyiah sebagai rangkaian peringatan Hari Bumi Seduni 22 April.
Organisasi ini mengajak seluruh masyarakat Indonesia, warga Muhammadiyah khususnya kader Nasyiah, untuk merefleksikan nilai-nilai perjuangan dan kepedulian dalam menjaga lingkungan hidup sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan, sebagaimana tertuang dalam Risalah Islam Berkemajuan (RIB) untuk Krisis Ekologi.
Anggota Departemen Kesehatan dan Lingkungan Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiah Lufki Laila Nur Hidayati menjelaskan tema Hari Bumi Sedunia tahun ini yaitu Our Power, Our Planet. Tema ini mengusung pentingnya kolaborasi dari seluruh pihak dan membangun kesadaran kolektif dalam bertanggung jawab dalam mengatasi krisis lingkungan global.
"Kami mengajak semua elemen untuk beralih kepada energi terbarukan dan membangun masa depan yang berkelanjutan," katanya dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Selasa (22/4/2025).
Melalui tema Perempuan Hebat, Bumi Sehat, PP NA mengimbau agar perempuan menjadi garda terdepan dalam tindakan nyata menjaga lingkungan. Diantaranya mendorong partisipasi aktif perempuan dalam komunitas peduli lingkungan dan ekonomi sirkular.
Selain itu, mendorong pendidik keluarga agar dapat menerapkan prinsip-prinsip kehidupan yang lebih ramah lingkungan (eco-family). Serta mengurangi ketergantungan pada plastik dan beralih pada produk yang berkelanjutan
"Kemudian harapan kami para perempuan khususnya di Aisyiah bisa mengembangkan gaya hidup yang sadar terhadap lingkungan [eco–living] dan mempromosikan praktik pertanian organik, pertanian perkotaan [urban farming] dan konsumsi produk lokal," ujarnya.
Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiah akan mengadakan program Massifikasi Green Nasyiah dengan mengajak para kader untuk ikut menjadi Duta Green Nasyiah. Peserta akan medapatkan materi terkait kelestarian lingkungan, diskusi terkait praktik baik. Kegiatan Duta Green Nasyiah ini harapannya dapat melahirkan para penyeru aksi profetik berbasis lingkungan hidup untuk masa depan bumi yang lebih sehat.
Ia menegaskan sebagai kader dari organisasi Islam yang berkemajuan, maka harus meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sebagai bentuk manifestasi dari risalah Islam berkemajuan. Menjaga agar bumi tetap sehat merupakan warisan terbaik bagi generasi mendatang. Perempuan, dengan berbagai perannya sebagai ibu, pendidik, pemimpin dan agen perubahan, memiliki kekuatan luar biasa sebagai garda terdepan untuk menciptakan dampak positif bagi planet ini.
"Karena bumi ini bukan warisan nenek moyang kita, melainkan titipan untuk anak cucu kita. Marilah kita merayakan Hari Bumi dengan tindakan nyata: mulailah dari rumah, dari diri kita sendiri, dan sejak hari ini. Our Power, Our Planet. Let’s Do It Now, Together," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Industri perhotelan di Indonesia terus bergerak dinamis. Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap perjalanan bisnis dan wisata, The Ascott Limited.
Harga emas Pegadaian hari ini Kamis 21 Mei 2026 turun. Emas Antam jadi Rp2,862 juta, UBS Rp2,797 juta, dan Galeri24 Rp2,756 juta.
KA Prameks kembali padat penumpang Senin ini, cek jadwal lengkap rute Jogja–Kutoarjo.
Imigrasi Sulsel menemukan WNA asal Filipina dan Malaysia memakai KTP Indonesia untuk mengurus paspor RI di sejumlah daerah.
Prabowo Subianto menegaskan pemerintah siap memakai radar dan satelit untuk melacak aset ilegal serta memburu koruptor hingga bungker bawah tanah.
Jadwal DAMRI Bandara YIA Kamis 21 Mei 2026 melayani rute Jogja dan Sleman dengan tarif Rp80.000 serta konektivitas antarmoda.