FISIP UPNVY Gelar Maba Project 2026, Dorong Kepedulian Mahasiswa Baru pada Masyarakat
ebanyak 1.005 mahasiswa baru Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta (UPNVY) mengikuti kegiatan Maba
Kegiatan penanaman pohon dilakukan oleh Nasyiatul Aisyiyah. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiah (PP NA) menggulirkan program Massifikasi Green Nasyiah sebagai rangkaian peringatan Hari Bumi Seduni 22 April.
Organisasi ini mengajak seluruh masyarakat Indonesia, warga Muhammadiyah khususnya kader Nasyiah, untuk merefleksikan nilai-nilai perjuangan dan kepedulian dalam menjaga lingkungan hidup sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan, sebagaimana tertuang dalam Risalah Islam Berkemajuan (RIB) untuk Krisis Ekologi.
Anggota Departemen Kesehatan dan Lingkungan Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiah Lufki Laila Nur Hidayati menjelaskan tema Hari Bumi Sedunia tahun ini yaitu Our Power, Our Planet. Tema ini mengusung pentingnya kolaborasi dari seluruh pihak dan membangun kesadaran kolektif dalam bertanggung jawab dalam mengatasi krisis lingkungan global.
"Kami mengajak semua elemen untuk beralih kepada energi terbarukan dan membangun masa depan yang berkelanjutan," katanya dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Selasa (22/4/2025).
Melalui tema Perempuan Hebat, Bumi Sehat, PP NA mengimbau agar perempuan menjadi garda terdepan dalam tindakan nyata menjaga lingkungan. Diantaranya mendorong partisipasi aktif perempuan dalam komunitas peduli lingkungan dan ekonomi sirkular.
Selain itu, mendorong pendidik keluarga agar dapat menerapkan prinsip-prinsip kehidupan yang lebih ramah lingkungan (eco-family). Serta mengurangi ketergantungan pada plastik dan beralih pada produk yang berkelanjutan
"Kemudian harapan kami para perempuan khususnya di Aisyiah bisa mengembangkan gaya hidup yang sadar terhadap lingkungan [eco–living] dan mempromosikan praktik pertanian organik, pertanian perkotaan [urban farming] dan konsumsi produk lokal," ujarnya.
Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiah akan mengadakan program Massifikasi Green Nasyiah dengan mengajak para kader untuk ikut menjadi Duta Green Nasyiah. Peserta akan medapatkan materi terkait kelestarian lingkungan, diskusi terkait praktik baik. Kegiatan Duta Green Nasyiah ini harapannya dapat melahirkan para penyeru aksi profetik berbasis lingkungan hidup untuk masa depan bumi yang lebih sehat.
Ia menegaskan sebagai kader dari organisasi Islam yang berkemajuan, maka harus meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sebagai bentuk manifestasi dari risalah Islam berkemajuan. Menjaga agar bumi tetap sehat merupakan warisan terbaik bagi generasi mendatang. Perempuan, dengan berbagai perannya sebagai ibu, pendidik, pemimpin dan agen perubahan, memiliki kekuatan luar biasa sebagai garda terdepan untuk menciptakan dampak positif bagi planet ini.
"Karena bumi ini bukan warisan nenek moyang kita, melainkan titipan untuk anak cucu kita. Marilah kita merayakan Hari Bumi dengan tindakan nyata: mulailah dari rumah, dari diri kita sendiri, dan sejak hari ini. Our Power, Our Planet. Let’s Do It Now, Together," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
ebanyak 1.005 mahasiswa baru Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta (UPNVY) mengikuti kegiatan Maba
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 11 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Cek jadwal lengkap tiap stasiun hingga Jogja.
Jadwal KRL Jogja–Solo September 2026 relasi Stasiun Tugu ke Palur lengkap di 13 stasiun, mulai pukul 05.05 WIB hingga perjalanan malam.
ALVA mencatat distribusi 20.000 unit pada September 2026, dengan pengguna yang telah menempuh lebih dari 78 juta kilometer.
SIPA 2026 resmi dibuka di Pamedan Pura Mangkunegaran Solo. Sekitar 250 seniman dari 7 negara tampil dengan tema Kinetic Kinship: Beyond Boundaries.
Cara download video Facebook tanpa aplikasi lewat HP atau laptop. Simak langkah menyalin tautan hingga menyimpan video dengan aman.