Suahasil Gantikan Purbaya, Ekonom UAJY Soroti Fiskal Daerah
Ekonom UAJY Y. Sri Susilo menilai Suahasil Nazara punya PR berat, terutama pengelolaan fiskal daerah setelah menggantikan Purbaya.
Pelepasan kafilah asal Sleman yang akan melenggang ke Seleksi Tilawatil Quran dan Hadist (STQH) Tingkat DIY Tahun 2025./Istimewa -- Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Kontingen kafilah asal Sleman yang akan melenggang ke Seleksi Tilawatil Quran dan Hadist (STQH) Tingkat DIY Tahun 2025 dilepas oleh Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa Selasa (22/4/2025).
Danang mengucapkan selamat sekaligus motivasi kepada para kafilah Sleman yang akan berkompetisi pada STQH Tingkat DIY Tahun 2025. Para kafilah adalah orang-orang pilihan dan memiliki kompetensi di bidangnya, sehingga diberikan kesempatan untuk mewakili Kabupaten Sleman dalam kejuaraan ini.
"Hal dalam hidup yang paling mengesankan itu kesempatan. Jadi harapan saya jangan sia-siakan kesempatan ini untuk panjenengan tampil semaksimal mungkin," kata Danang di Ruang Rapat Wakil Bupati Sleman
Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Sleman, Muhsin Kalida menjelaskan ada sebanyak delapan kafilah putra dan delapan kafilah putri asal Sleman yang akan mengikuti STQH Tingkat DIY Tahun 2025. Adapun lomba yang akan diikuti kafilah Sleman ada empat cabang lomba, yakni Tilawah, Hifdzil Quran, Tafsir Quran,dan Musabaqah Hadist.
"Bagi pemenang di STQH Tingkat DIY, selanjutnya nanti dikirim ditingkat Nasional," jelasnya.
Muhsin menambahkan bahwa kegiatan perlombaan atau seleksi yang rutin diselenggarakan oleh pemerintah dan Kementerian Agama ini, dilaksanakan mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional. Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan kemampuan membaca dan memahami Al Quran serta menghafal dan memahami hadist.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ekonom UAJY Y. Sri Susilo menilai Suahasil Nazara punya PR berat, terutama pengelolaan fiskal daerah setelah menggantikan Purbaya.
Satgas TNI terlibat kontak senjata dengan TPNPB-OPM Kodap III Ndugama Derakma saat operasi pencarian di hutan Nduga, Papua.
Pemkab Kulonprogo melakukan monev terhadap 10 SPPG dan membekukan empat unit untuk mencegah kejadian fatal MBG kembali terulang.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo meminta warga melaporkan dugaan pungli dan premanisme melalui JSS maupun kanal pengaduan lainnya.
DPRD Kulonprogo mendesak Pemkab membenahi akses jalan wisata dan memperkuat promosi luar daerah untuk meningkatkan kunjungan.
Banjir bandang menerjang Solok Senin malam. Jalan Solok-Padang tak bisa dilewati dan warga diminta menjauh dari lokasi bencana.