Penumpang Emirates Kena Guyuran Air di Tengah Penerbangan
Air mengucur dari langit-langit pesawat Emirates EK123 rute Dubai-Istanbul. Maskapai menjelaskan penyebabnya adalah penumpukan kondensasi.
Ilustrasi sekolah rakyat. - Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bantul masih menunggu arahan dari Pemerintah Pusat terkait jumlah anak yang berpeluang masuk ke program sekolah rakyat di wilayahnya.
Belum adanya koordinasi dari pemerintah pusat maupun provinsi membuat sampai saat ini Dinsos Bantul tidak banyak bergerak terkait teknis dan persiapan program sekolah rakyat.
"Kami belum bisa memastikan, dan tidak bisa berandai-andai. Kami tunggu saja koordinasi dari pemerintah pusat maupun provinsi," kata Kepala Dinsos Bantul Gunawan Budi Santoso, Minggu (27/4/2025).
BACA JUGA: Sekolah Rakyat Diharapkan Berdiri di Dlingo
Begitu juga disinggung terkait memasukkan siswa yang muridnya sedikit dan lahannya memadai masuk ke sekolah rakyat, Gunawan juga enggan berkomentar. "Intinya kami tetap menunggu arahan lebih lanjut dari pemerintah pusat dan provinsi," tambah Gunawan.
Meski demikian, Gunawan mengakui bahwa saat ini Pemkab Bantul telah memiliki satu lokasi yang berpotensi untuk dijadikan lokasi sekolah rakyat untuk jenjang SD-SMP yakni di Padukuhan Salam, Temuwuh, Dlingo. Hanya saja, meski telah dicek oleh Pemkab Bantul, sampai saat ini belum ada jawaban maupun koordinasi lanjutan dari Pemerintah Pusat maupun provinsi terkait pengajuan usulan lokasi tersebut.
"Masih lama itu, semua masih usulan, nanti kami tunggu respons dari Pemerintah Pusat juga," ucapnya.
Pelaksana Tugas Panewu Kapanewon Dlingo, Marji Hidayat juga mengaku masih menunggu keputusan apakah jadi atau tidaknya luasan 5-10 hektare dan berstatus Tanah Kas Desa itu sebagai lokasi berdirinya sekolah rakyat.
"Baru sebatas survei. Hasilnya bagaimana belum ada keputusan. Soal berapa nanti yang bisa tertampung, kami juga belum bisa memastikan,"jelasnya.
Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bantul Nugroho Eko Setyanto mengaku rencana pembangunan sekolah rakyat untuk level SD-SMP kemungkinan paling cepat dilakukan tahun depan.
"Sehingga untuk saat ini tidak akan berdampak kepada Penerimaan Peserta Didik Baru di Bantul untuk jenjang SD sampai SMP," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Air mengucur dari langit-langit pesawat Emirates EK123 rute Dubai-Istanbul. Maskapai menjelaskan penyebabnya adalah penumpukan kondensasi.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Palur pada Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkap tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarifnya Rp8.000.
Indonesia masih berpeluang menambah emas Asian Games 2026 lewat sepak takraw dan padel setelah mengoleksi 35 medali.
KBRI Bangkok mengimbau WNI di Thailand memantau cuaca dan kondisi jalan untuk mengantisipasi banjir hingga 7 Oktober 2026.
Hashim mundur dari WIFI. Pengamat menilai Internet Rakyat dan pemanfaatan spektrum 1,4 GHz tetap berjalan sesuai komitmen perusahaan.