Menlu Sugiono Ungkap Upaya RI Selamatkan 9 WNI Flotilla Gaza
Menlu Sugiono memastikan Indonesia terus berkoordinasi untuk menyelamatkan 9 WNI peserta flotilla kemanusiaan Gaza yang ditangkap Israel.
Aktivitas wisata di Kawasan Pantai Timang di Kalurahan Purwodadi, Tepus. Foto diammbil beberapa waktu lalu./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta (Dispar DIY) mengandalkan pasar wisatawan Malaysia untuk mendongkrak kembali kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke provinsi ini yang tercatat menurun pada awal 2025. Salah satu destinasi wisata yang menjadi favorit wisatawan asal Negeri Jiran itu adalah Pantai timang di Gunungkidul.
Kepala Dispar DIY Imam Pratanadi saat dihubungi, di Yogyakarta, Senin, menyebut Malaysia masih menjadi negara penyumbang wisman terbanyak ke DIY sepanjang 2024.
"Saya lihat sangat bisa mendorong wisatawan dari Malaysia lebih banyak lagi ke Yogyakarta," ujar Imam.
Ia menjelaskan, dari total lebih 250 ribu kunjungan wisman ke DIY sepanjang 2024, wisatawan asal Malaysia menempati urutan pertama, disusul wisatawan dari Singapura, India, dan Jepang.
Badan Pusat Statistik (BPS) DIY mencatat, jumlah kunjungan wisman ke DIY pada Januari-Maret 2025 hanya mencapai 15.989 kunjungan. Angka itu turun 30,33 persen dibanding periode yang sama tahun lalu yang mencapai 22.950 kunjungan.
BACA JUGA: Malaysia Menyasar Jogja untuk Tingkatkan Kunjungan Wisatawan
Meski demikian, ia tetap optimistis peluang peningkatan kunjungan wisman masih terbuka, khususnya dari pasar utama seperti Malaysia. Salah satu faktornya adalah menguatnya nilai tukar ringgit terhadap rupiah.
"Dengan adanya selisih antara rupiah dengan ringgit Malaysia, yang kemudian cukup besar, wisatawan mancanegara terutama dari Malaysia melihat apabila kemudian ke Indonesia akan lebih menguntungkan," katanya lagi.
Untuk memperkuat penetrasi pasar, Dispar DIY juga merencanakan kegiatan "familiarization trip" (famtrip) dari Penang, Malaysia. Dalam program ini, pelaku industri pariwisata asal Malaysia akan diajak mengeksplorasi berbagai destinasi wisata di DIY, termasuk destinasi baru yang belum banyak dikenal.
Menurut Imam, Pantai Timang di Gunungkidul selama ini masih menjadi destinasi favorit wisatawan asal Malaysia.
"Kita bisa lebih memperluas alternatif wisata yang baru, yang kemudian bisa mereka gemari. Tentunya wisata kuliner, kemudian wisata budaya juga masih favorit bagi mereka," ujarnya lagi.
Ia menambahkan, keberadaan penerbangan langsung dari Malaysia ke Yogyakarta turut mempermudah mobilitas dan menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas pasar wisatawan dari negara jiran tersebut.
Terkait target kunjungan wisman 2025, Imam mengatakan Dispar DIY belum sepenuhnya berani menetapkan angka pasti, meski sebelumnya sempat menyiapkan target sebesar 300 ribu kunjungan.
"Target ada peningkatan sekitar 50 ribu dari tahun lalu, tapi kami tidak berani memasang target final karena melihat situasi global saat ini," ujarnya pula.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Menlu Sugiono memastikan Indonesia terus berkoordinasi untuk menyelamatkan 9 WNI peserta flotilla kemanusiaan Gaza yang ditangkap Israel.
Fabio Di Giannantonio juara MotoGP Catalunya 2026 usai balapan penuh drama. VR46 kian kuat, peluang juara dunia terbuka.
BI-Rate naik 5,25%. Ekonom nilai langkah tepat, rupiah diprediksi menguat ke Rp16.800 per dolar AS.
Prabowo ungkap kerugian ekspor RI capai Rp15.400 triliun akibat praktik curang seperti under-invoicing dan manipulasi data.
Minum susu sebelum tidur punya manfaat untuk relaksasi, tapi bisa picu asam lambung dan kembung pada sebagian orang.
BBGRM Kulonprogo 2026 berakhir, swadaya warga tembus Rp16,6 miliar. Infrastruktur dan pemberdayaan jadi fokus utama.