Pabrik Obat Ilegal di Sukoharjo Digerebek, 16 Orang Ditangkap
Polda Metro Jaya membongkar dua lokasi produksi obat keras ilegal di Sukoharjo. Polisi menyita 7,86 juta butir obat dan mengamankan 16 orang.
Ghea Indrawari tampil diiringi orkestra dari ISI Yogyakarta, dalam Symphony Gumuk Pasir 2023, di gumuk pasir Parangtritis, Minggu (25/9/2023) malam.(Ist/ Pemkab Bantul)
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Pariwisat DIY mengakui wacana menghidupkan wisata malam di kawasan Pantai Parangtritis Bantul sempat masuk dalam rancangan pengembangan kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN). Namun beluma da rencana konkritnya.
Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) DIY Imam Pratanadi mengatakan wacana pengembangan wisata malam di kawasan Pantai Parangtritis, Bantul tidak harus mengikuti pola yang diterapkan di Bali.
Ia menyebut karakter dan keunikan lokal menjadi kunci utama merancang arah pengembangan destinasi wisata di pesisir selatan tersebut.
"Kita bisa melihat Bali sebagai salah satu contoh untuk pengembangan wisata malam. Namun demikian, saya rasa 'uniqueness' dari Daerah Istimewa Yogyakarta itu tetap nomor satu," ujar Imam.
Ia menambahkan, jika ke depan Parangtritis ingin dikembangkan sebagai destinasi wisata malam, maka pendekatannya harus berbasis budaya lokal dan bukan meniru konsep yang sudah ada di tempat lain.
Imam mengakui wisata malam di Parangtritis memang sempat masuk dalam rancangan pengembangan kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN).
BACA JUGA: Mulai 2024, Parangtritis Dibangun Jadi Wisata Malam Seperti Bali
Namun saat ini, Imam menyebut belum ada perencanaan konkret terkait wisata malam di Parangtritis. Bahkan, Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul selaku pengelola wilayah pun belum menyiapkan desain atau program khusus untuk itu.
Di sisi lain, Imam mengungkapkan justru kini muncul pola kunjungan baru dari wisatawan di Pantai Parangtritis, yakni datang sejak pagi hari untuk menikmati suasana matahari terbit.
Fenomena itu disebut menjadi peluang untuk membangun pola kunjungan yang lebih beragam dan bisa dikembangkan menjadi wisata malam hingga pagi hari di masa depan.
"Kalau bisa digabung antara atraksi malam dan suasana pagi, saya rasa itu akan sangat baik untuk meningkatkan ekonomi lokal dan memperpanjang masa tinggal wisatawan di wilayah itu," ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polda Metro Jaya membongkar dua lokasi produksi obat keras ilegal di Sukoharjo. Polisi menyita 7,86 juta butir obat dan mengamankan 16 orang.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 22 Oktober 2026 tersedia mulai pagi. Simak jadwal lengkap dari Stasiun Palur hingga Jogja/Tugu.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 22 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap dan tarif KRL Rp8.000.
Real Madrid menjamu RB Leipzig di Liga Champions, Kamis dini hari. Simak jadwal, hasil laga sebelumnya, dan peluang kedua tim.
Inter Milan menjamu Shakhtar Donetsk di Liga Champions, Kamis dini hari. Simak jadwal, kondisi Lautaro Martinez, dan peluang kedua tim.
Bayern Muenchen menjamu Arsenal di Liga Champions. Kimmich dan Olise absen, sedangkan kondisi Kompany dan Neuer menjadi perhatian.