Iran Klaim Ekspor Minyak Tetap Berjalan di Tengah Blokade AS
Iran menyatakan ekspor minyak tetap berjalan meski diblokade AS. Teheran juga memulihkan 40% kapasitas produksi South Pars.
SMK Kesehatan Binatama menargetkan sebanyak 21 lulusan bekerja di Jepang pada 2025 ini. Sekolah berbasis kesehatan ini memastikan 100 persen siswanya lulus pada 2025. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—SMK Kesehatan Binatama menargetkan sebanyak 21 lulusan bekerja di Jepang pada 2025 ini. Sekolah berbasis kesehatan ini memastikan 100 persen siswanya lulus pada 2025.
Kepala SMK Kesehatan Binatama Jogja Nuri Hastuti memastikan lulusannya telah disiapkan berbagai kompetensi sesuai dengan jurusan masing-masing. Salah satunya keahlian berkaitan dengan kemampuan untuk bersaing secara global.
Menurutnya, saat ini tercatat sudah ada 10 alumninya yang akan berangkat bekerja ke Jepang pada Juni 2025 mendatang. Selanjutnya masih ada yang akan menyusul. "Kami selalu memberikan pendampingan, saat ini masih ada 11 siswa yang dalam proses pemantapan bahasa Jepang di Bandung. Target kami pada tahun ini ada 21 siswa yang berangkat ke Jepang," katanya di sela-sela acara kelulusan kelas XII tahun ajaran 2024/2025, Selasa (6/5/2025).
BACA JUGA: Jepang dan Malaysia Jadi Negara Favorit Tujuan Pekerja Migran Asal Sleman
SMK Kesehatan memiliki potensi besar untuk menjadi tenaga keperawatan di luar negeri. Pihaknya telah mempersiapkan siswa, khususnya kemampuan bahasa. Di bidang layanan kesehatan atau keperawatan, siswa dibekali berbagai sertifikasi agar memiliki keunggulan dan siap kerja baik di dalam maupun luar negeri.
"Para siswa sebelum lulus ini telah melalui berbagai tahapan sertifikasi kompetensi dan dalam prosesnya melibatkan industri," katanya.
Ia memastikan tahun ini 100 persen siswanya lulus dengan rincian program keahlian teknologi farmasi sebanyak 44 siswa, keahlian layanan kesehatan sebanyak 52 siswa. Selain itu sekolah memberikan apresiasi kepada 10 lulusan terbaik bidang akademik dan 19 lulusan terbaik bidang non-akademik.
Siswa yang mendapatkan penghargaan akademi antara lain Pratama Maulana Handayansyah dari Teknologi Farmasi, Elsy Vika Novarya dari Layanan Kesehatan. Adapun non-akademik diberikan kepada Pratama Maulana Handayansyah dan Alifa Dian Normalita.
"Semoga mereka bisa menerapkan ilmunya dan sukses ke depan di berbagai bidang baik yang bekerja maupun melanjutkan pendidikan," ujarnya.
Kepala Balai Dikmen Kabupaten Sleman, Dwi Agus Muchdiarto mengapresiasi kelulusan di SMK Binatama yang secara khusus bergerak di bidang keahlian kesehatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Iran menyatakan ekspor minyak tetap berjalan meski diblokade AS. Teheran juga memulihkan 40% kapasitas produksi South Pars.
PSG bangkit dari ketertinggalan 0-2 untuk menahan Lille 2-2. Calvin Verdonk dimainkan pada menit ke-80 dalam laga Ligue 1 2026/27.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian 29 Agustus 2026 lengkap dengan harga jual dan buyback terbaru.
Iran dan Oman menyepakati rute pelayaran Selat Hormuz. Iran siap membuka kembali jalur itu jika AS memenuhi komitmen nota kesepahaman.
Danantara menyoroti rencana pengalihan dividen Rp120 triliun ke APBN dan meminta investasi jangka panjang tetap menjadi perhatian.
Peneliti UGM Eddy Kiswanto memetakan tiga kategori UMKM dan mendorong transformasi dari survival menjadi wealth creator.