Ansyari Lubis Soroti Penalti Seusai PSS Gagal Juara Championship
Ansyari Lubis menyoroti faktor adu penalti usai PSS Sleman kalah dari Garudayaksa FC di final Pegadaian Championship.
Bus wisata sekolah - Foto ilustrasi dibuat oleh AI/StocCake
Harianjogja.com, SLEMAN—Pengecekan bus pariwisata yang akan digunakan kegiatan outing class terus dilakukan Dishub Sleman di 2025. Kegiatan ini diharapkan meningkatkan keselamatan siswa yang berkegiatan jauh di luar kelas.
Kepala UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor Dishub Sleman, Sapandi, mengungkapkan pada 2024 jumlah bus pariwisata yang diperiksa mencapai 838 unit. Sementara sejak Januari sampai Mei 2025 ada 214 bus pariwisata yang diperiksa oleh Dishub Sleman.
Dalam pemeriksaan, Dishub mengecek surat kelengkapan kendaraan maupun sopir seperti SIM hingga STNK. Selain itu, pengecekan teknis juga dilakukan pada armada yang dipakai untuk outing class. Pemeriksaan teknis meliputi kondisi rem bus dan aspek lainnya. "Itu bagian dari keselamatan yang harus dipenuhi," kata Sapandi saat ditemui, Rabu (7/5/2025).
Menurut Sapandi, di 2025 ini belum ada bus yang harus diganti karena saat diperiksa dalam kondisi tidak layak. Namun, di tahun sebelumnya ada beberapa unit bus yang harus diperbaiki di tempat bahkan harus diganti dengan unit lain karena tidak memenuhi aspek keselamatan.
BACA JUGA: Iduladha 2025, Mahasiswi Dikerahkan untuk Tingkatkan Penjualan Hewan di Bantul
"Ada yang mengalami kebocoran ringan sehingga teknisi harus datang memperbaiki. Kalau kebocoran sifatnya membahayakan, maka penguji meminta unit bus diganti unit yang lain yang lebih bagus kondisinya," ujarnya.
Sapandi mengatakan berkurangnya temuan masalah bus pariwisata dalam pengujian bisa dimungkinkan karena pengelola bus terus bebenah, sehingga armada yang digunakan kian aman dan temuan bus yang tak memenuhi syarat keselamatan semakin jarang.
Kepala Dishub Sleman, Arip Pramana, menambahkan dalam pemeriksaan petugas akan mengecek perlengkapan keselamatan dalam bus seperti alat pemadam kebakaran dan palu pemeceh kaca. Pengecekan kendaraan biasanya dilakukan satu jam sebelum bus digunakan agar bisa melihat kondisi terkini. Arip berharap dengan pemeriksaan ini, keselamatan siswa saat melakukan kegiatan outing class dapat dijaga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ansyari Lubis menyoroti faktor adu penalti usai PSS Sleman kalah dari Garudayaksa FC di final Pegadaian Championship.
KPK umumkan harta kekayaan Presiden Prabowo Subianto 2025 mencapai Rp2,06 triliun. Ini rincian lengkap asetnya.
Simak cara cetak STNK setelah bayar pajak online lewat SIGNAL. Praktis, tanpa antre, dan resmi berlaku 2026.
Nadiem Makarim tampil dengan gelang detektor saat sidang kasus korupsi Chromebook Rp2,18 triliun. Kini berstatus tahanan rumah.
Pemkab Magelang perkuat data kependudukan untuk tekan kemiskinan. Inovasi pelayanan cepat hingga 1 jam terus dikembangkan.
Pemda DIY buka peluang bantuan lampu Stadion Mandala Krida, namun masih menunggu persetujuan KPK sebelum realisasi.