SE Guru Non-ASN Terbit, Guru Honorer Kini Lebih Tenang Mengajar
Guru honorer di daerah mengaku lebih tenang mengajar setelah Kemendikdasmen menerbitkan SE Nomor 7 Tahun 2026 tentang guru non-ASN.
Ilustrasi./Freepik
Harianjoga.com, JOGJA—Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo menjamin seluruh penyandang difabel di wilayah Kota Jogja akan dapat mengakses pendidikan secara gratis.
Hasto menyebut inklusivitas adalah prinsip utama dalam arah kebijakan yang ia usung di Kota Gudeg. "Saya sudah meminta Dinas Pendidikan untuk melakukan survei dan memastikan seluruh anak difabel mendapatkan akses pendidikan secara gratis," ujar Hasto, Rabu (14/5/2025).
BACA JUGA: Festival Dalang Cilik Kembali Digelar di UNY
Dia mengaku ingin memastikan seluruh warga, tanpa terkecuali memiliki ruang yang setara dalam pengambilan keputusan maupun dalam kehidupan kota.
"Saya ingin memastikan tidak ada lagi intimidasi terhadap kegiatan keagamaan, dan seluruh warga, termasuk penghayat kepercayaan dan penyandang disabilitas punya ruang yang sama," ujarnya.
Komitmen itu disampaikan Hasto dalam sebuah forum dialog publik di Fisipol UGM yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari penyandang disabilitas, buruh informal, aktivis lingkungan, penggiat pendidikan, hingga akademisi pada Selasa.
Tak hanya soal pendidikan, Hasto juga menyinggung perlunya perlindungan bagi para pekerja informal di Jogja. Menurut dia, penguatan kapasitas dan keterampilan tenaga kerja menjadi kunci untuk meningkatkan daya saing.
"Kita masih didominasi oleh tenaga kerja dengan low dan medium skill. Maka program pelatihan peningkatan kapasitas terus digencarkan agar Jogja menjadi 'center of reference' di bidang ketenagakerjaan," kata dia.
Ia menambahkan bahwa kompleksitas yang dimiliki Kota Jogja bukanlah penghambat, melainkan pendorong pertumbuhan ekonomi dan kebahagiaan warganya.
"Yang menggerakkan kota adalah kompleksitasnya. Yang penting 'service excellence' tetap berjalan. Kalau kompleksitas bertambah, ekonomi akan tumbuh. Bukan hanya 'welfare' (kesejahteraan), tapi sudah sampai pada tahap 'happiness' (kebahagiaan)," ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Guru honorer di daerah mengaku lebih tenang mengajar setelah Kemendikdasmen menerbitkan SE Nomor 7 Tahun 2026 tentang guru non-ASN.
Menkeu Purbaya memastikan pembiayaan MBG dan pengadaan alutsista tetap aman dengan defisit APBN dijaga di bawah 3 persen.
Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta kembali menggelar EduCareer Connect 2026 bertajuk “From Campus to Career: Connecting Education, Opportunities
Penataan sempadan Sungai Lowanu Jogja dipercepat untuk mencegah longsor sekaligus mendukung wisata kuliner yang aman.
Gempa Sukabumi Magnitudo 4,5 mengguncang Jawa Barat akibat aktivitas sesar aktif bawah laut, BMKG pastikan belum ada gempa susulan.
DPAD DIY mengakuisisi untuk mengelola arsip termasuk arsip pribadi, seniman, budayawan dan arsip-arsip yang menyimpan memori kolektif.