Lumeria Buka Gerai Kelima di Plaza Malioboro, Pertama Kali Hadirkan Menu Matcha
Lumeria Dessert membuka gerai kelima di Plaza Malioboro, Yogyakarta, sekaligus memperkenalkan lini menu matcha dengan bahan premium dari Jepang.
Peluncuran aplikasi Sipatuh yang digelar di Hotel New Saphir, Kamis (15/5/2025). - Harian Jogja/Stefani Yulindriani
JOGJA—Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja menghadirkan aplikasi Sipatuh atau Sistem Pemantauan Tindak Lanjut Hasil Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP). Sistem pemantauan tersebut dihadirkan untuk mempermudahan dan mempercepat tindak lanjut hasil evaluasi AKIP.
Inspektur Inspektorat Daerah Kota Jogja, Fitri Paulina Andriani, menyampaikan pada tahun anggaran sebelumnya seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di Kota Jogja mendapatkan predikat memuaskan dalam AKIP. Meski begitu, ada beberapa kelemahan dalam pemantauan tindak lanjut hasil evaluasi AKIP yang perlu ditingkatkan.
Dia menilai rumusan sasaran AKIP belum cukup didukung oleh indikator capaiannya. Kemudian, menurutnya indikator kinerja utama belum memenuhi kriteria. Selain itu, masih ada target kinerja tidak sesuai dengan tata kala.

Dalam AKIP tersebut juga masih tidak ada dokumentasi keterlibatan pimpinan. Kriteria pelaporan kinerja juga belum diterapkan sesuai ketentuan yang berlaku. Kemudian pemanfaatan hasil evaluasi akuntabilitas kinerja internal juga belum berdampak dalam peningkatan implementasi SAKIP.
Dari catatan tersebut, pemantauan tindak lanjut hasil evaluasi AKIP masih dilakukan secara manual dengan menggunakan borang. Karena itu, aplikasi Sipatuh diluncurkan untuk mempercepat pemantauan tindak lanjut hasil evaluasi AKIP. “Ini dilakukan untuk mempermudah pemantauan tindak lanjut, untuk mempermudah itu [pemantauan hasil tindak lanjut evaluasi AKIP],” katanya di Hotel New Saphir, Kamis (15/5/2025).
Inspektur Inspektorat DIY, Muhammad Setiadi, menyampaikan dukungannya terhadap sistem yang diluncurkan tersebut. Menurutnya, sistem tersebut akan mendukung kinerja Pemkot Jogja. “Karena inspektorat memiliki tugas untuk pemantauan, pengevaluasian dan pelaporan pelaksanaan pengawasan pula,” katanya.
Kegiatan tersebut digelar dengan diikuti oleh perwakilan seluruh OPD Pemkot Jogja. Dengan begitu, pengelola aplikasi Sipatuh di tiap OPD dapat melaporkan hasil tindak lanjut dari evaluasi AKIP, kemudian inspektorat yang bersangkutan akan memantau tindak lanjutnya, dan mengevaluasi tindak lanjut evaluasi tersebut melalui Sipatuh. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lumeria Dessert membuka gerai kelima di Plaza Malioboro, Yogyakarta, sekaligus memperkenalkan lini menu matcha dengan bahan premium dari Jepang.
Polisi membekuk Gembel, spesialis pencuri pompa sumur bor yang terungkap beraksi di 19 TKP di Gunungkidul dan Bantul.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji meminta ASN meninggalkan kebiasaan lama dan memperkuat target pembangunan, termasuk kemiskinan dan pengangguran.
Dinkes Kota Jogja mencatat 41 kasus baru HIV hingga triwulan II 2026, turun dibandingkan 118 kasus pada 2024 dan 98 kasus pada 2025.
Pemkab Sleman dan Klaten menyepakati pembagian PBJT Candi Prambanan untuk mengoptimalkan PAD dan pengembangan kawasan wisata.
Lomba menyanyi Manunggal Fair Kulonprogo batal mendadak. Peserta kecewa karena sudah datang dan menyiapkan penampilan.