Mahasiswa UGM Ciptakan PolPay, Bayar Belanja Pakai Sidik Jari
Mahasiswa UGM menciptakan PolPay, sistem pembayaran berbasis sidik jari yang dirancang aman, cepat, dan tidak bergantung pada pemindaian QR.
Situasi banjir Di Jl. Stadion, Wedomartani, Ngemplak pada Jumat (16/5/2025) malam./Harian Jogja -- Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SLEMAN -- Hujan deras yang mengguyur wilayah Sleman menyebabkan sejumlah area tergenang hingga banjir. Di Jl. Stadion, Wedomartani, Ngemplak banjir menutup akses jalan hingga membuat sejumlah pengendara putar balik.
Dari pantauan Harian Jogja di area Jl. Stadion pada Jumat (16/5/2025) malam, ketinggian banjir di area tersebut bervariasi. Genangan air menutup kedua jalur baik dari arah barat ke timur maupun ke arah sebaliknya sepanjang kurang lebih 100 meter.
Di sisi timur, warga berinisiatif memasang rambu jalan ditutup dan membantu pengendara mencari jalan lain. Beberapa kendaraan yang tetap nekat mengalami macet saat menerjang banjir. Walhasil motor berujung dituntun untuk menuju daerah yang tidak tergenang.
Warga Denokan, Maguwoharjo, Andri berjaga di sisi timur Jl. Stadion memberikan informasi kepada para pengendara jika jalan ditutup karena banjir. Kendaraan selanjutnya disarankan putar balik atau melewati jalan alternatif lain. Andri bilang jika genangan air di Jl. Stadion sudah terjadi sejak sore.
"Sore tadi [sudah menggenang], sekitar jam empatan," kata Andri ditemui di lokasi.

Situasi banjir Di Jl. Stadion, Wedomartani, Ngemplak pada Jumat (16/5/2025) malam./Harian Jogja --Catur Dwi Janati
Andri menambahkan apabila Jl. Stadion kerap timbul genangan apabila durasi hujan terjadi lebih dari tiga jam.
"Sudah rutin itu kalau hujan lima jam, tiga jam, mesti banjir," ungkapnya.
BACA JUGA: Pemancingan di Maguwoharjo Sleman Diterjang Banjir 1 Meter, Kerugian Capai Rp30 Juta
Di sela-sela wawancara beberapa pengendara nampak bertanya kepada Andri penyebab jalan ditutup. Usai diberi penjelasan mayoritas kendaraan roda empat memilih putar balik dan mencari opsi jalan lain.
Sementara itu seorang warga asal Kalasan, Wasiman mau tak mau menuntun motornya usai tak kuasa menerjang banjir. Melaju dari arah barat hendak menuju timur, motor Wasiman mogok ketika menerjang banjir di tengah-tengah Jl. Stadion.
Kata Wasiman, tinggi genangan air bahkan sampai seperempat dari motornya atau sekitar di bawah footstep motor. Tak pelak motor automatik milik Wasiman pun mogok.
"Mogok, banjirnya segini [menunjuk bagian bawah pijakan motornya]," ungkapnya.
Sementara itu Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman, Bambang Kuntoro menyampaikan sejumlah kejadian longsor akibat debit air sungai yang mengikis bantaran juga dilaporkan terjadi di beberapa lokasi. Utamanya terjadi di Widodomartani, Wedomartani hingga Maguwoharjo.
Selaun itu Bambang menjelaskan terjadinya banjir di beberapa titik di Sleman disebabkan banyak faktor. "Banyak faktor, yang paling jelas utamanya karena cuacanya memang ekstrem ada siklon tropis, ekstrem membawa air banyak," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mahasiswa UGM menciptakan PolPay, sistem pembayaran berbasis sidik jari yang dirancang aman, cepat, dan tidak bergantung pada pemindaian QR.
Muse kehilangan nama akun @muse di Instagram dan X setelah Meta memakai nama tersebut untuk agen AI baru. Bagaimana akun itu berpindah?
Veda Ega Pratama mengalami cedera punggung setelah crash, tetapi Honda Team Asia memastikan pembalap Indonesia itu siap tampil di Moto3 San Marino.
Timnas Basket Indonesia kalah 48-102 dari Korea Selatan pada penyisihan Pool A Asian Games 2026 di Aichi International Arena.
Fenomena langit September 2026 menghadirkan lima planet, Bimasakti, aurora, hingga Harvest Moon yang menarik diamati sepanjang bulan.
Tim bulu tangkis Indonesia menjalani TC di Tokyo 13-17 September sebelum Asian Games 2026 untuk mematangkan teknik, fisik, mental, dan kekompakan.