185 Perempuan Jadi Korban Kekerasan di Sleman, KDRT Dominasi Kasus
Kasus kekerasan terhadap perempuan di Sleman mencapai 185 korban hingga Agustus 2026. KDRT mendominasi dengan 114 kasus.
Ilustrasi vandalisme. - Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Perhubungan (Dishub) Sleman menyampaikan sebanyak 13 unit halte bus yang tersebar di sejumlah wilayah di Bumi Sembada menjadi sasaran vandalisme. Karena itu, Dishub akan mengecat ulang.
Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Dishub Sleman, Fransiskus De Sales Adriarto, mengatakan jajarannya hanya menyediakan anggaran Rp3,6 juta dengan rincian Rp1,6 juta untuk makan dan minum serta Rp1 juta untuk alat, cat dan tinner. “Kalau kerusakan selain vandalisme biasanya kursi di halte harus di las di bagian tempat duduk,” kata Adriarto saat dihubungi, Senin (30/6/2025).
Adriarto menegaskan Dishub terus mengedukasi warga sekitar untuk ikut menjaga kebersihan halte, utamanya halte yang berada di dekat sekolah. Dishub menggandeng satpam sekitar halte untuk ikut menjaga. Adapun perawatan halte Trans Jogja menjadi kewenangan Dinas Perhubungan DIY.
Meski begitu, dia mengakui upaya tersebut kurang efektif. Ihwal closed circuit television (CCTV), Adriarto mengaku tidak semua halte memiliki CCTV. Pengawasan menjadi kurang maksimal.
Disinggung mengenai kecukupan halte bus di Sleman, Adriarto mengatakan belum ada rencana penambahan halte lantaran keterbatasan anggaran. Dishub lebih memilih untuk mendukung perluasan rute bus Trans Jogja.
BACA JUGA: Pembayaran Ganti Rugi Tol Jogja-Solo di Sidoarum Sleman, Ada yang Hanya Seluas Satu Meter
“Kami saat ini mendukung Trans Jogja dan berusaha menyediakan halte di rute yang melewati wilayah Sleman. Kalau pembangunan halte di rute Trans Jogja memang kewajiban Dishub DIY. Kami cuma membantu di lokasi-lokasi yang belum ada halte semampu kami,” katanya.
Kepala Dishub Sleman, Arip Pramana, mengatakan jajarannya terus mendorong gerak pembersihan vandalisme di sejumlah ruang publik, utamanya halte bus.
Kebersihan halte akan berdampak pada kenyamanan pengguna. Kondisi halte atau kursi yang bagus atau masih fungsional tetap menimbulkan kesan ketidaknyamanan apabila ada vandalisme baik coretan maupun berbagai jenis poster.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus kekerasan terhadap perempuan di Sleman mencapai 185 korban hingga Agustus 2026. KDRT mendominasi dengan 114 kasus.
Pembangunan rusun ASN Sleman belum terealisasi akibat kendala pengadaan tanah. Pemkab Sleman kaji opsi penggunaan tanah kas desa (TKD).
PB PDGI menyebut 95% masyarakat Indonesia rutin sikat gigi, namun kurang dari 3% yang melakukannya di waktu tepat: setelah sarapan dan sebelum tidur.
Ahmad Sahroni mendesak Korlantas Polri evaluasi ujian SIM dan usut sindikat SIM palsu usai Polres Siak menangkap delapan tersangka.
Ketum Golkar Bahlil Lahadalia sebut kasus korupsi Fahd El Fouz sebagai musibah. Doli Kurnia sebut perbuatan Fahd jadi bahan evaluasi kaderisasi.
Balai Diklat Keuangan (BDK) Yogyakarta menyiapkan berbagai program pembelajaran dan pengembangan kompetensi yang menyasar aparatur pemerintah