Sleman Bidik Kuota Beasiswa Patriot Transmigrasi untuk Lulusan S1
DPRD Sleman mendorong kuota Beasiswa Patriot Transmigrasi bagi lulusan S1 untuk melanjutkan S2 sebelum mengabdi di wilayah 3T.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Kasus kekerasan terhadap perempuan di Kabupaten Sleman masih menjadi perhatian serius. Hingga 31 Agustus 2026, UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak Daerah (PPA) Sleman mencatat sebanyak 185 perempuan menjadi korban berbagai bentuk kekerasan. Dari jumlah tersebut, kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) menjadi yang paling dominan dengan 114 kejadian.
Data UPTD PPA Sleman menunjukkan korban yang tercatat terdiri atas 137 perempuan dewasa dan 48 anak perempuan. Angka tersebut dihimpun sepanjang periode Januari hingga Agustus 2026.
Meski jumlah korban yang tercatat tahun ini lebih rendah dibandingkan 2025, kondisi tersebut belum dapat dijadikan tolok ukur penurunan kasus secara langsung. Pasalnya, data 2026 baru mencakup delapan bulan pertama, sedangkan data 2025 dihitung selama satu tahun penuh.
Pada 2025, jumlah perempuan yang tercatat sebagai korban kekerasan mencapai 237 orang. Sebelumnya, tren kasus di Kabupaten Sleman juga menunjukkan fluktuasi dari tahun ke tahun.
Tercatat pada 2022 terdapat 421 perempuan yang menjadi korban kekerasan. Jumlah tersebut kemudian turun menjadi 220 korban pada 2023. Namun, angka kembali meningkat menjadi 363 korban pada 2024 sebelum turun menjadi 237 korban pada 2025.
KDRT Masih Mendominasi
Berdasarkan catatan UPTD PPA Sleman, KDRT masih menjadi penyumbang terbesar kasus kekerasan terhadap perempuan yang ditangani sepanjang tahun ini.
Dari total 185 korban perempuan yang tercatat hingga akhir Agustus, sebanyak 114 kasus berasal dari kekerasan yang terjadi di lingkungan rumah tangga.
Data tersebut menunjukkan persoalan kekerasan terhadap perempuan masih memerlukan perhatian bersama, terutama karena sebagian besar kasus terjadi di lingkungan yang seharusnya menjadi ruang aman bagi anggota keluarga.
Kerahasiaan Pelapor Dijamin
Kepala UPTD PPA Sleman, Anang Suyoto, memastikan setiap laporan yang diterima akan ditangani dengan menjaga kerahasiaan identitas korban maupun pelapor.
“Pengaduan dan konseling dilakukan di ruangan yang hanya ada petugas, pelapor dan pendamping bila ada,” kata Anang kepada Harianjogja.com, Kamis (10/9/2026).
Menurut dia, masyarakat tidak perlu ragu untuk melaporkan dugaan tindak kekerasan terhadap perempuan maupun anak yang terjadi di lingkungan sekitar.
UPTD PPA Sleman juga membuka layanan pengaduan melalui hotline WhatsApp di nomor 0813-2801-2054 guna memudahkan masyarakat menyampaikan laporan.
Anang berharap layanan tersebut dapat dimanfaatkan oleh korban maupun pihak yang mengetahui adanya dugaan kekerasan sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat.
Penguatan Keluarga dan Pencegahan
Sebelumnya, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Sleman, Novita Krisnaeni, menjelaskan bahwa KDRT yang terjadi di dalam rumah tangga dipengaruhi oleh berbagai faktor.
Menurut Novita, persoalan ekonomi dan perselingkuhan menjadi beberapa faktor yang kerap memicu terjadinya KDRT.
Ia menilai dampak kekerasan dalam rumah tangga tidak hanya dirasakan korban secara langsung, tetapi juga dapat memengaruhi perkembangan karakter anak yang tumbuh dalam lingkungan tersebut.
Karena itu, penguatan fungsi keluarga serta edukasi kepada masyarakat dinilai perlu terus dilakukan sebagai bagian dari upaya pencegahan.
Novita juga mendorong masyarakat maupun korban untuk segera membuat laporan kepada UPTD PPA apabila mengalami atau mengetahui adanya tindak kekerasan.
RBI Dorong Lingkungan Aman bagi Perempuan dan Anak
Sebagai bagian dari upaya pencegahan, Pemerintah Kabupaten Sleman telah menjalankan program Ruang Bersama Indonesia (RBI).
Program tersebut dirancang untuk mendorong keterlibatan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi perempuan maupun anak.
Melalui RBI, masyarakat diharapkan memiliki ruang bersama yang dapat mendukung upaya perlindungan perempuan dan anak sekaligus memperkuat pencegahan kekerasan di tingkat komunitas.
Keberadaan ruang bersama tersebut juga diharapkan mampu menghadirkan lingkungan yang lebih aman bagi perempuan dan anak dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Sleman mendorong kuota Beasiswa Patriot Transmigrasi bagi lulusan S1 untuk melanjutkan S2 sebelum mengabdi di wilayah 3T.
Mercedes mengajukan teknologi mobil yang bisa mengapung dan bergerak di air. Rodanya menjadi penggerak, dilengkapi sensor, GPS, dan pelampung.
Peninjauan dilakukan untuk melihat kondisi pos pemantauan Gunung Merapi sekaligus memastikan situasi di kawasan lereng Merapi tetap aman dan kondusif.
Persija vs Persib di Super League 2026/2027 mempertemukan dua skuad dengan total nilai pasar Rp318,52 miliar.
LPS menyebut unsur investasi unitlink tidak masuk PPP. Simak jenis asuransi yang masuk dan tidak masuk cakupan penjaminan polis.
Avengers: Doomsday meraih presales US$50 juta atau Rp875 miliar di Amerika Utara. Lebih dari 70% tiketnya untuk format Infinity Vision.