Kasus Ternak Mati Bertambah, Kompensasi Jadi Cara Tekan Brandu
Laporan ternak mati di Gunungkidul meningkat. Kompensasi jadi cara cegah praktik brandu dan penyebaran antraks.
Proses pemasangan atap di Lapangan Tenis di Kompleks Bangsal Sewkoprojo di Kalurahan Wonosari, Wonosari. Senin (7/7/2025). Harian Jogja/David Kurniawan.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Persiapan venue penyelenggaraan Pekan Olahraga Daerah (Porda) 2025 di Gunungkidul sudah memasuki tahap akhir. Pasalnya, dari seluruh arena yang dipersiapkan tinggal menyelesaikan pemasangan atap lapangan tenis di kompleks Bangsal Sewokoprojo.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, Supriyanto mengatakan, persiapan untuk jadi tuan rumah Porda DIY 2025 terus diselesaikan agar pelaksanaan dapat berjalan dengan lancar.
“Tahun ini ada anggaran Rp2 miliar untuk menyempurnakan arena yang dipersiapkan dalam penyelenggaraan porda,” kata Supri, Senin (7/7/2025).
Beberapa arena yang selesai dibangun di antaranya pengerasan tempat parkir di Stadion Handayani beserta fasilitas olahraga atletik. Selain itu, rumput di stadion juga sudah diganti dan area tribun juga sudah siap.
BACA JUGA: Polisi Buru Kelompok Misterius Pelaku Penyerangan Pesilat Kartasura
Adapun venue panjat dinding; konstruksi lapangan tembak di Kodim 0730/GK, lapangan voli pasir hingga pembangunan lapangan voli outdor di Kalurahan Siraman, Wonosari juga sudah selesai dikerjakan. Menurut Supri, pengerjaan tinggal menyelesaikan pengerjaan pembangunan atap di lapangan tenis di Kompleks Bangsal Sewokoprojo.
“Anggarannya sekitar Rp400 juta. Hingga sekarang masih dikerjakan oleh rekanan,” katanya.
Supri menambahkan, pemasangan atap di lapangan tenis ini ditarget selesai di akhir Juli. Ia pun optimistis pengerjaan dapat selesai tepat waktu sesuai dengan kontrak yang dibuat setelah proses Lelang.
“Terus kita awasi pengerjaannya dan kami yakin bisa selesai tepat waktu,” katanya.
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih mengatakan, sebagai tuan rumah porda merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar. Oleh karena itu, penyelenggaraan harus dapat berjalan dengan lancar dan sukses.
“Ini adalah momentum strategis untuk memperkuat jati diri dan menunjukkan kapasitas daerah dalam menyelenggarakan ajang besar,” katanya.
BACA JUGA: Menteri PU: Kesiapan Infrastruktur Sekolah Rakyat Sudah 98 Persen
Oleh karena itu, persiapan harus dilakukan dengan matang. Rapat koordinasi yang dilakukan bukan sekadar seremonial, tapi wujud keseriusan pemkab dalam mempersiapkan penyelenggaraan porda.
“Semua pihak harus berkolaborasi dan memastikan tiap tahapan berjalan dengan baik hingga penyelenggaraan porda selesai. Porda harus sukses, arena harus ramah disabilitas, layanan harus humanis, dan partisipasi masyarakat harus menyeluruh,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Laporan ternak mati di Gunungkidul meningkat. Kompensasi jadi cara cegah praktik brandu dan penyebaran antraks.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menegaskan akan menindak tegas pengusaha tambang yang merusak lingkungan dan melanggar aturan konservasi.
Kemlu RI mengonfirmasi tujuh WNI tewas akibat kapal tenggelam di Pulau Pangkor, Malaysia. Tujuh korban lainnya masih dicari.
Pemerintah menyiapkan aturan KPR tenor 40 tahun agar cicilan rumah lebih ringan dan akses rumah murah semakin mudah dijangkau masyarakat.
Bahlil Lahadalia mengaku sudah menjelaskan aturan baru harga patokan mineral kepada investor dan Kedubes China di tengah kekhawatiran regulasi tambang.
DPRD DIY menyoroti indikator kinerja daerah yang baru 40 persen meski ekonomi DIY tumbuh dan angka kemiskinan menurun.