114.528 Warga Gunungkidul Berpotensi Terdampak Kekeringan
114.528 warga Gunungkidul berpotensi terdampak kekeringan. BPBD terus menyalurkan bantuan air bersih seiring kemarau yang diprediksi lebih panjang.
Ilustrasi jenazah./Antara-Ardiansyah
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Jasad Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kalurahan Mulusan, Paliyan, Gunungkidul Slamet Nugraha akhirnya bisa dipulangkan ke kampung halaman. Diketahui korban meninggal dunia saat berkerja di Taiwan, Sabtu (21/6/2025).
Kepala Bidang Tenaga Kerja, Dinas Perindutrian Koperasi UKM dan Tenaga Kerja Gunungkidul, Nanang Putranto mengatakan, jenazah PMI Slamet akan segera dipulangkan. Berdasarkan informasi yang diterima, jasad yang bersangkutan akan diberangkatkan dari Taiwan Sabtu (12/7/2025) ke tanah air.
BACA JUGA: Kalurahan di Gunungkidul Mulai Urus Pencairan Dana Desa Termin Kedua
“Kemungkinan sampai di Gunungkidul Minggu [11/7/2025]. Yang jelas, sekarang sudah dalam proses kepulangan,” kata Nanang, Jumat (11/7/2025).
Dia menejelaskan, proses kepulangan pertama dengan tujuan ke Jakarta. Kepulangan ini dibiayai oleh majikan yang bersangkutan.
“Nanti setelah dari Jakarta menuju Gunungkidul, proses kepulangan ditangani oleh Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia. Jadi, keluarga menuggu di rumah saja dan tidak perlu ke Jakarta,” ungkapnya.
Nanang menambahkan, hasil otopsi diketahui Slamet meninggal karena sakit. Meski demikian, ia tidak tahu persis penyakit yang diderita karena tidak dijelaskan secara rinci tentang penyakitnya.
“Yang jelas sakit, tapi sakit apa kurang paham,” katanya.
Sebelum dipulangkan, jasad Slamet sempat disemayamkan di Rumah Duka Taichung, Taipei, Taiwan selama beberapa hari. Ia dipastikan meninggal dunia pada Sabtu (21/6/2025).
“Untuk pemulangan, kami lakukan berbagai pihak yang berkepentingan. Sedangkan yang di Taiwan diurus oleh Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia [KDEI] di Taipei,” katanya.
Nanang memastikan bahwa Slamet termasuk pekerja migran illegal. Kedatangannya menggunakan visa turis jenis Travel Authorization Certificate (TAC).
“Jadi di sana [Taiwan] juga sering berpindah tempat kerja,” katanya.
Terpisah, pihak kerabat dari Slamet Nugraha, Marno berharap jenazah adik iparnya ini bisa dipulangkan ke kampung halaman. Diakui Marno, adiknya itu berangkat tidak melalui jalur resmi sebagai PMI namun dalam izin tinggalnya sebagai wisatawan.
“Harapannya bisa dipulangkan ke rumah untuk kemudian dikebumikan di sini,” kata Marno.
Menurut dia, Slamet berangkat ke Taiwan sekitar 6 tahun lalu. Selama di sana hampir setiap hari menghubungi istrinya, yang merupakan kakak kandung Slamet.
“Terakhir Sabtu pagi [21 Juni 2025] masih telponan dengan istri saya, sorenya dikabarkan meninggal. Saat ditelepon lagi sudah tidak bisa. Centang satu,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
114.528 warga Gunungkidul berpotensi terdampak kekeringan. BPBD terus menyalurkan bantuan air bersih seiring kemarau yang diprediksi lebih panjang.
Sistem buka tutup dan contraflow kembali berlaku di Simpang Tiga Piyungan hingga akhir Juli 2026 seiring proyek rigid beton dilanjutkan.
Kemenperin menilai lonjakan impor truk berpotensi menekan industri otomotif, investasi, utilisasi pabrik, dan penyerapan tenaga kerja
Pertamina menargetkan pabrik hidrogen hijau pertama di PLTP Ulubelu, Lampung, mulai beroperasi pada November 2026.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan bergerak fluktuatif dan ditutup melemah di kisaran Rp17.940-Rp18.000 per dolar AS.
Pakar UGM menjelaskan autoimun dipengaruhi genetik dan lingkungan. Stres, kelelahan, serta paparan matahari berlebih dapat memperparah kondisi.