Advertisement
Menaikkan Daya Beli Masyarakat, Pemkab Gunungkidul Tambah Lokasi Pasar Murah

Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemkab Gunungkidul bakal memperluas area pelaksanaan pasar murah. Hal ini ini dilakukan sebagai upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di pasaran.
Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan (Disdag) Gunungkidul, Ris Heryani mengatakan kegiatan pasar murah pada Juli ini sudah digelar di Kapanewon Paliyan.
Advertisement
Rencananya, program itu diperluas dengan menyasar sejumlah kapanewon lain. “Pasar murah terselenggara berkat kerja sama kami dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY,” kata Ris, Rabu (16/7/2025).
Sesuai dengan jadwal yang telah disusun, pasar murah selanjutnya akan digelar di Kapanewon Gedangsari pada 29 Juli 2025, lalu akan digelar kembali di Kapanewon Playen pada 31 Juli 2025.
Menurut dia, jumlah bahan pokok yang disediakan lebih banyak ketimbang pelaksanaan pasar murah di Kapanewon Paliyan. Pasalnya, di setiap titik telah disediakan sebanyak sepuluh ton bahan kebutuhan pokok yang siap ditebus masyarakat.
“Kalau di Paliyan hanya lima ton. Sedangkan untuk penyelenggaraan di Gedangsari dan Playen, masing-masing 10 ton,” katanya.
Ris menambahkan, komoditas yang disediakan juga lebih variatif. Pasalnya, panitia juga menyediakan kebutuhan seperti bawang merah dan bawang putih. “Jadi tidak hanya fokus pada beras, telur, minyak goreng, tetapi ada juga bawang merah dan putih,” kata dia.
Pasar murah, kata dia, digelar untuk memberikan kemudahan akses bahan pangan yang murah ke masyarakat. Selain itu, pelaksanaan juga bertujuan menjaga stabilitas harga di pasaran.
“Nanti yang dijual lebih murah ketimbang harga di pasaran karena ada subsidi yang diberikan. Tapi, untuk besarannya masih dikoordinasikan dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY,” ujar Ris.
Wakil Bupati Gunungkidul, Joko Parwoto menyambut baik digelarnya kegiatan pasar murah. Program ini sebagai bentuk dari kehadiran pemerintah untuk memberikan harga pangan yang murah dan terjangkau di Masyarakat.
Menurut dia, fluktuasi harga bahan pokok sangat berdampak pada daya beli masyarakat. Oleh karena itu, melalui kerja sama dengan pelaku usaha dan distributor sehingga dapat menghadirkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

Korban Tewas Akibat Aksi Demonstrasi di Makassar Jadi 4 Orang
Advertisement

Kebun Bunga Lor JEC Jadi Destinasi Wisata Baru di Banguntapan Bantul
Advertisement
Berita Populer
- Begini Kondisi Markas Polda DIY Seusai Dibakar Massa
- Festival Bergodo Kawulo Mataram 2025 Usung Tradisi dan Hiburan Rakyat
- Ratusan Wajib Pajak di Kota Jogja Ajukan Keringanan Bayar PBB-P2
- Mapolda DIY Dibakar Massa: Puing Sisa Aksi Mulai Dibersihkan
- Banyak Aksi Demo, Asperindo DIY Sebut Distribusi Logistik Terkendala
Advertisement
Advertisement