Pemulihan SDN Kokap Pascalongsor Hampir Rampung, Siswa Ditargetkan Belajar Aman
Revitalisasi SDN Kokap di Kulonprogo pascalongsor mencapai 90 persen. Disdikpora menargetkan sekolah kembali aman dan nyaman untuk belajar.
Jalan rusak - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO—Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kulonprogo masih mempunyai pekerjaan rumah menumpuk di kawasan Menoreh.
Utamanya, berkaitan dengan jalan rusak berat yang jumlahnya cukup panjang. Kawasan Menoreh Kulonprogo meliputi Kapanewon Nanggulan, Girimulyo, Kalibawang, dan Samigaluh.
BACA JUGA: Langkah Pemkab Kulonprogo Setelah Jalan Berlubang Ditanami Pohon
Sekretaris DPUPKP Kulonprogo Sulung Ambang Sujagad mengatakan, jalan kabupaten di empat kapanewon tersebut masih banyak yang rusak. Misalnya, di Kapanewon Nanggulan terdapat 31 ruas jalan dengan panjang 56,32 kilometer (km). "Jalan kondisi baik 33,05 km, sedang 12,85 km, rusak ringan 2,71 km dan rusak beratnya 7,60 km," katanya saat dihubungi, Selasa (5/8/2025).
Kondisi tidak jauh berbeda juga terjadi di Kapanewon Girimulyo. Terdapat 25 ruas jalan kabupaten dengan panjang 69,29 km. Kondisi jalan kabupaten di Girimulyo yang baik sepanjang 33,31 km, sedang 19,35 km, rusak ringan 4,43 km, dan rusak berat sepanjang 12,20 km.
"Kapanewon Kalibawang ada 22 ruas jalan dengan panjang 54,15 km yang rusak berat mencapai 9,44 km," imbuhnya. Sulung menuturkan, di Kalibawang jalan kabupaten yang kondisi baik sepanjang 29,19 km, sedang 13,28 km dan rusak ringan 2,25 km.
Kondisi jalan kabupaten yang cukup memprihatinkan terdapat di Kapanewon Samigaluh. Lantaran dari data DPUPKP Kulonprogo, di Samigaluh ada 42 ruas jalan dengan panjang 113,49 km.
"Kondisi yang rusak beratnya mencapai 30,48 km," ucap Sulung.
Sedangkan jalan kabupaten yang kondisi baik di Samigaluh sepanjang 39,32 km, sedang 36,48 km dan rusak ringan 7,21 km. Dari data tersebut jika ditotal, sepanjang 59,72 km jalan kabupaten di kawasan Menoreh Kulonprogo kondisinya rusak berat.
Sulung menjelaskan, penanganan untuk kondisi jalan kabupaten yang baik dan sedang dengan pemeliharaan rutin untuk mempertahankan kemantapan jalan.
"Jalan rusak ringan dengan pemeliharaan berkala jalan dan jalan rusak berat dengan rekonstruksi jalan," ungkapnya.
Anggaran penanganan jalan kabupaten bisa melalui APBD Kulonprogo ataupun dana keistimewaan DIY. Tentu jumlah jalan kabupaten yang rusak berat di kawasan Menoreh ini menjadi PR yang harus diselesaikan. Apalagi Wakil Ketua DPRD Kulonprogo, Lajiyo Yok Mulyono menyoroti kawasan tersebut karena minim pembangunan sehingga ekonomi masyarakat minim geliatnya. Menurutnya, infrastruktur jalan menjadi penting untuk mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat Menoreh Kulonprogo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Revitalisasi SDN Kokap di Kulonprogo pascalongsor mencapai 90 persen. Disdikpora menargetkan sekolah kembali aman dan nyaman untuk belajar.
Marc Marquez mengungkap peluang 70% pensiun dalam tiga tahun ke depan. Gelar juara dunia MotoGP 2025 mengubah pandangannya tentang masa depan.
Luka Modric mengakui AC Milan layak kalah 2-4 dari Bologna. Ia menyoroti performa babak kedua dan meminta tim segera bangkit jelang derbi.
Tanggal 30 Oktober memperingati lima hari penting, mulai Hari Oeang Republik Indonesia, HUT Humas Polri, hingga National Text Your Ex Day.
SIM Keliling Jogja Jumat 30 Oktober 2026 melayani malam hari di Alun-Alun Kidul. Simak jadwal, lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.
Cek jadwal perpanjangan SIM Kulonprogo 30 Oktober 2026 di MPP, lengkap dengan jadwal Satpas 1450, SIMENOR, SIM Keliling, dan syaratnya.