Gunung Merapi Alami 40 Kali Guguran Lava dalam Sepekan
BPPTKG mencatat 40 kali guguran lava Gunung Merapi pada 2-8 Oktober 2026. Jarak luncur terjauh mencapai 2.500 meter ke arah Kali Sat/Putih.
Para demonstran mendatangi Polda DIY, Jumat (29/8/2025)./ Harian Jogja - Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SLEMAN -- Rombongan massa aksi mendatangi Mapolda DIY buntut dari meninggalnya pengemudi Ojek Online (Ojol), Affan Kurniawan dalam demonstrasi di Jakarta.
Sejak pukul 17.00 WIB, massa aksi berdatangan ke Mapolda DIY. Di dalam halaman Mapolda DIY, sejumlah massa aksi menyampaikan aspirasinya.
Massa yang berada di luar Mapolda DIY perlahan masuk ke dalam. Di dalam sebuah tenda nampak terbakar, selain itu bangunan ATM nampak rusak. Kepulan asap nampak mencuat dari tenda yang terbakar.
BACA JUGA: Ojol DIY Bagikan Pita Hitam Sebagai Aksi Solidaritas Meninggalnya Affan di Jakarta
Lampu taman di Halaman Polda nampak ambruk. Selain itu pagar Mapolda DIY juga nampak jebol.
Di luar, kendaraan melaju perlahan. Dari lajur lambat kendaraan dialihkan pindah ke lajur cepat.
Hingga pukul 18.00 WIB, aksi masih berlanjut. Massa aksi tidak hanya berada di dalam namun juga luar Mapolda DIY terus berdatangan.
Beberapa kali kembang api sempat dinyalakan. Mobil di halaman Mapolda DIY turut terbakar. Sejumlah benda-benda nampak berhamburan di halaman Mapolda DIY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPPTKG mencatat 40 kali guguran lava Gunung Merapi pada 2-8 Oktober 2026. Jarak luncur terjauh mencapai 2.500 meter ke arah Kali Sat/Putih.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo 14 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jam keberangkatan dari Jogja dan Kutoarjo.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 14 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif KRL sebesar Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Stasiun Palur pada Rabu 14 Oktober 2026 tersedia mulai pagi. Simak jadwal lengkap di tiap stasiun.
Bulog akan meluncurkan BerasKita pada 20 Oktober 2026. Beras SPHP berganti nama menjadi BerasKita Medium, sedangkan beras premium menjadi BerasKita Premium.
BMKG menyatakan tujuh kabupaten di Jawa Tengah masih berstatus awas kekeringan pada 11-20 Oktober 2026 di tengah mundurnya awal musim hujan.