Jejak Romusha Pekanbaru Dikenang, Keluarga Korban dari Belanda Datang
Keluarga korban romusha asal Belanda mengunjungi Monumen Kereta Api Pekanbaru untuk mengenang tragedi kerja paksa era Perang Dunia II.
Dana Desa. - Ilustrasi Antara
Harianjogja.com, BANTUL - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bantul melalui berbagai kegiatan mengklaim berhasil berhasil memulihkan keuangan negara sebesar Rp1,5 miliar pada tahun 2025 hingga awal September ini.
Kepala Kejari Bantul Kristanti Yuni Purnawanti dalam konferensi pers capaian kinerja tahun 2025 dalam momen Hari Jadi ke-80 Kejaksaan di Bantul, Selasa, mengatakan upaya pemulihan keuangan negara tersebut dilakukan melalui berbagai kegiatan pendampingan hukum, baik pada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD ataupun pemerintah daerah yang mempunyai piutang.
"Ini dari sisi perdata dan tata usaha negara, terkait dengan advokat general atau optimalisasi fungsi dari jaksa pengacara negara. Jadi, kita bisa mewakili pemerintah dalam hal ini BUMN dan BUMD, pemerintah pusat dan daerah untuk melakukan bisa gugatan maupun bantuan hukum, pendampingan hukum," katanya.
Selain pemulihan keuangan negara, kata dia, dari kegiatan pembinaan Kejari Bantul telah menyetorkan pendapatan negara bukan pajak (PNBP) kepada negara sebesar Rp2 miliar.
BACA JUGA: Bantul Gratiskan BPHTB untuk Rumah Subsidi
"Jadi, dari pembinaan targetnya lebih kepada PNBP itu juga sudah memenuhi target, dari target sebesar Rp 1,39 miliar untuk tahun ini, sudah berhasil menyetorkan PNBP sebesar Rp2 miliar, jadi melampaui target," katanya.
Kristanti mengatakan dari sisi pidana umum yang juga menjadi rangkaian satu tugas pokok kejaksaan dari kasus penuntutan. Pada tahun 2025, sebagian sudah melampaui target khususnya dari penyelesaian perkara melalui 'restorasi justice'.
Selain itu, kata dia, dalam sisi pidana khusus juga terdapat pengembalian kerugian keuangan negara, eksekusi atau pelaksanaan denda tindak pidana korupsi dan ekonomi, dan kegiatan ain yang dilakukan dengan hasil kerja tergolong baik.
"Kemarin juga ada perkara cukai yang juga harus kami eksekusi dengan pemberian denda untuk disetorkan ke negara. Jadi, tidak hanya penindakan, tetapi juga pemulihan ataupun penagihan dan penyelamatan keuangan negara," katanya.
Lebih lanjut dia menjelaskan tema peringatan Hari Jadi Ke-80 Kejaksaan tahun 2025 yaitu "Transformasi Kejaksaan Menuju untuk Indonesia Maju", maka kejaksaan berusaha mewujudkan apa yang menjadi Astacita Presiden dan Wakil Presiden RI, khususnya di bidang penegakan hukum.
"Dan beberapa kegiatan yang kami laksanakan khususnya bidang intelijen tahun ini sudah melebihi target kinerja yang sudah dicanangkan. Dari target kinerja 12 kegiatan sudah mencapai 200 persen untuk kegiatan penerangan dan penyuluhan hukum dalam peningkatan kesadaran masyarakat," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Keluarga korban romusha asal Belanda mengunjungi Monumen Kereta Api Pekanbaru untuk mengenang tragedi kerja paksa era Perang Dunia II.
Jadwal DAMRI Jogja ke YIA 2026 lengkap dengan tarif Rp80.000. Transportasi praktis, nyaman, dan bebas ribet menuju bandara.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.
Honda mencatat rugi pertama sejak IPO akibat EV. Kerugian capai Rp45,9 triliun, proyek Kanada ditunda, target EV diubah.