Edukasi HIV di Keparakan Dorong Deteksi Dini dan Hapus Stigma
Kelurahan Keparakan menggelar penyuluhan HIV untuk mendorong deteksi dini, pencegahan, pengobatan ARV, serta menghapus stigma terhadap ODHIV.
Ilustrasi banjir. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jogja memetakan banjir sebagai salah satu potensi kejadian kebencanaan di Kota Jogja jelang musim penghujan. Untuk mengantisipasi potensi bencana tersebut, BPBD Kota Jogja menyiapkan puluhan Early Warning System (EWS) untuk mewaspadai bencana banjir.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Jogja, Nur Hidayat menuturkan hampir seluruh kemantren di Kota Jogja menjadi jalur lintasan sungai. Oleh karena itu, kemantren tersebut memiliki potensi atau rawan terjadinya bencana banjir.
BACA JUGA: Dokter Abal-abal Praktik di Sedayu Ditangkap, Tipu Pasien Rp538 Juta
“Semua kemantren [di Kota Jogja], kecuali Kemantren Kraton yang masyarakatnya tinggal di daerah bencana [banjir],” ujarnya dalam Jumpa Pers Kesiapsiagaan Hadapi Musim Penghujan di Balai Kota Jogja, pada Kamis (18/9/2025).
Pihaknya telah mengaktifkan 26 unit EWS yang ada di tiga sungai yang melintas di Kota Jogja. EWS tersebut dinilai telah mencukupi kebutuhan di Kota Jogja. Puluhan EWS tersebut pun ditempatkan di titik rawan banjir.
Selain itu, ia meminta masyarakat membersihkan selokan dan saluran air di masing-masing wilayah. Menurutnya, pembersihan selokan tersebut dapat memperlancar arus air ketika terjadi hujan, sehingga hal tersebut dapat mengantisipasi genangan air atau bahkan banjir.
BACA JUGA: Bareskrim Gelar Mediasi Ridwan Kamil dan Lisa Mariana
Pihaknya pun telah menyiapkan kesiapsiagaan menghadapi bencana di setiap kampung melalui Kampung Tanggap Bencana (KTB). Saat ini telah ada 169 kampung yang merupakan KTB di Kota Jogja.
Di kampung tersebut, petugas telah memberikan edukasi kepada masyarakat terkait risiko bencana dan upaya untuk menghadapi bencana tersebut. "Selain itu, ada pula peralatan untuk mengevaluasi ketika terjadi kejadian kebencanaan," katanya.
Setiap rukun warga (RW) pun telah memiliki jalur untuk mengevakuasi korban ketika terjadi bencana. Titik-titik evakuasi juga telah disediakan di beberapa wilayah. Ia berharap agar kesiapsiagaan yang dilakukan Pemkot Jogja maupun masyarakat dapat mengantisipasi banjir selama musim hujan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kelurahan Keparakan menggelar penyuluhan HIV untuk mendorong deteksi dini, pencegahan, pengobatan ARV, serta menghapus stigma terhadap ODHIV.
Petaka Gunung Welirang resmi tayang di bioskop mulai 2 Juli 2026. Simak sinopsis, daftar pemain, dan kisah teror mistis di Alas Lali Jiwo.
Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar meninggal dunia di Gaza. Ia meninggalkan istri yang tengah mengandung anak pertama dan memicu duka dunia sepak bola.
Harga Dexlite dan Pertamina Dex turun mulai Juli 2026. Simak perbandingan harga solar Indonesia dengan Malaysia, Thailand, dan Singapura.
Kejagung, kasus MBG, Makan Bergizi Gratis, Badan Gizi Nasional, BGN, LMI tersangka, korupsi MBG, Kejaksaan Agung, food tray, ompreng, SPPG, Jampidsus, tata kelo
Klaim The Simpsons memprediksi final Piala Dunia 2026 antara Meksiko dan Portugal ternyata hoaks yang kembali muncul di media sosial.