Kasus Bayi Dititipkan di Pakem, DP3AP2KB Sleman Turun Dampingi Ibunya
DP3AP2KB Sleman mendampingi ibu bayi dalam kasus penitipan anak di Pakem dan menyiapkan pembinaan bagi bidan.
Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri melakukan penanaman pohon bodhi di Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Rabu (1/10/2025). /Harian Jogja-Catur Dwi Janati.
Harianjogja.com, SLEMAN—Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri melakukan penanaman pohon bodhi di Universitas Gadjah Mada (UGM). Pohon bodhi memiliki makna yang mendalam secara historis dan filosofis.
Dalam penanaman pohon bodhi, Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tersebut didampingi Rektor UGM Profesor Ova Emilia. Pada kesempatan ini, Megawati menguruk pohon bodhi yang ditanam di area Halaman Balairung UGM. Megawati juga menyempatkan untuk menyiram pohon bodhi yang ditanam.
Kehadiran Megawati di UGM dalam rangka kegiatan Workshop Pengelolaan Biodiversitas dan Penguatan HKI untuk Masa Depan Berkelanjutan yang digagas UGM dan BRIN. Megawati menjadi salah satu pembicara dalam workshop tersebut. Megawati juga sempat melihat Mini Expo Biodiversitas yang menampilkan hasil riset dan hilirisasi berbasis keanekaragaman hayati.
BACA JUGA: Korban Tewas Gempa Mag 6,9 Filipina Bertambah Jadi 26 Orang
Dekan Fakultas Kehutanan UGM, Sigit Sunarta menjelaskan secara ekologis pohon bodhi bisa menjadi tempat untuk berteduh. Pohon ini dijelaskan Sigit dapat menjadi produsen oksigen yang sangat baik. Di Indonesia, Pohon yang memiliki nama ilmiah Ficus religiosa termasuk dalam kategori fast-growing species.
"Jadi dia cepat tumbuhnya, kemudian rindang daunnya dan itu nilai ekonominya itu sebetulnya kalah dengan nilai religiusitasnya," kata Sigit pada Rabu (1/10/2025).
Kayu dari pohon bodhi diterangkan Sigit termasuk kayu kelas ringan. Apabila dimanfaatkan kayunya, kayu dari pohon bodhi tidak dipakai untuk konstruksi rumah.
"Jadi kalau dipakai ya untuk konstruksi yang ringan sifatnya, tidak untuk konstruksi rumah dan lain sebagainya. Biasanya dipakai untuk topeng, untuk nari, seperti halnya pule, itu juga dipakai untuk kerajinan," katanya.
Sigit menjelaskan pohon bodhi memiliki simpanan karbon yang cukup banyak. "Karena tumbuhnya jauh lebih cepat dibandingkan spesies yang lain. Sehingga secara aspek untuk penyerapan terhadap emisi itu luar biasa," ucapnya.
BACA JUGA: Korupsi Bandwidth, Staf Ahli Bupati Sleman Diberhentikan dari PNS
Secara historis dan filosofis, pohon bodhi dianggap sebagai simbol kebijaksanaan, ketenangan dan keteguhan batin. Dalam berbagai budaya timur, pohon bodhi dipandang sebagai jembatan antara dunia fisik dan spiritual atau sebagai simbol hubungan manusia dan alam.
"Itu, jadi yang diambil filosofisnya, karena memang nilai filosofis itu di sini ada pencerahan tadi ya yang didapat dari Buddha Gautama, kemudian melambangkan keteguhan dan kesabaran, kemudian juga melambangkan perlindungan dan kedermawanan," ungkap Sigit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DP3AP2KB Sleman mendampingi ibu bayi dalam kasus penitipan anak di Pakem dan menyiapkan pembinaan bagi bidan.
Westlife bakal konser di GBK Jakarta 2027. Simak jadwal presale, harga tiket lengkap, dan cara beli tiketnya di sini.
PSM vs PERSIB jadi laga penentu juara. Simak prediksi skor, susunan pemain, dan kondisi terbaru kedua tim di sini.
Sidang Isbat 1 Zulhijah 1447 H digelar hari ini oleh Kemenag. Cek jadwal lengkap dan link live streaming penetapannya.
Bali United vs Bhayangkara FC sore ini. Simak prediksi skor, susunan pemain, dan peluang kemenangan di laga kandang terakhir musim ini.
Wali Kota Solo Respati Ardi tanggapi kritik lomba seragam jukir. Seragam baru akan dilengkapi QRIS untuk dorong parkir cashless.