Mesin Mati di Tanjakan Parkir, Mobil Tabrak Pintu Kaca Ambarukmo Plaza
Mobil Daihatsu mundur setelah mesinnya mati di tanjakan parkir LG Ambarukmo Plaza. Insiden menyebabkan kerusakan dengan kerugian Rp22 juta.
Kepala BRIN, Laksana Tri Handoko ditemui di UGM pada Rabu (1/10/2025)./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SLEMAN—Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tengah melakukan riset untuk menciptakan test kit pada program Makan Bergizi Gratis (MBG). Alat uji ini akan dikembangkan untuk mencegah terjadinya keracunan makanan.
Pengembangan test kit MBG ini diutarakan langsung oleh Kepala BRIN, Laksana Tri Handoko. Laksana menjelaskan, dalam program MBG ini BRIN akan berkontribusi dalam hal penciptaan test kit untuk mencegah keracunan.
"Kalau untuk MBG kami juga berkontribusi, khususnya saat ini kami fokus untuk yang pertama itu test kit. Test kit untuk mencegah keracunan," jelas Laksana pada Rabu (1/10/2025) di Kampus Universitas Gadjah Mada (UGM).
Gambaran awal, test kit yang disiapkan berbentuk seperti kertas. Dengan alat tersebut, makanan bisa dicek apakah sudah busuk atau mengandung mikroba berbahaya.
"Ya semacam test kit gitu yang pakai kertas gitu ya, rencananya begitu. Ya, betul [mengecek bakteri] persis. Kalau basi itu pasti ada bakteri. Ya, karena bakteri," katanya.
Apabila test kit ini dimiliki oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), mereka, kata Laksana, bisa melakukan pengecekan langsung terhadap makanan yang telah dibuat. Ia menyebut alat uji tersebut cukup sederhana dan terbilang murah.
BACA JUGA: Bus Gratis untuk Siswa Disabilitas di Kulonprogo Ringankan Orang Tua
"Iya, jadi langsung saja dicek. Jadi itu kan mudah ya, sederhana dan tidak mahal. Ya, itu bagian dari pencegahan," jelasnya.
Laksana menegaskan, adanya test kit ini akan membuat pengelola SPPG lebih mudah untuk mengecek berbagai masakan yang telah diolah.
"Jadi untuk pengelola SPPG dia juga bisa lebih mudah ngecek produk yang dihasilkan," tandasnya.
Saat ditanya kapan test kit untuk MBG ini akan tersedia, Laksana mengatakan bila alat uji tersebut sesegera mungkin bisa selesai dibuat. "Ya, sesegera mungkin lah ya. Mestinya tidak terlalu sulit, tapi kami akan upayakan segera," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mobil Daihatsu mundur setelah mesinnya mati di tanjakan parkir LG Ambarukmo Plaza. Insiden menyebabkan kerusakan dengan kerugian Rp22 juta.
Kebakaran melanda TPS3R Nitikan, Umbulharjo, Jogja, Jumat (6/11/2026). Tumpukan kasur dan sampah kering terbakar, tanpa korban jiwa.
Perhapi menilai pemangkasan kuota bijih nikel 2027 berisiko menaikkan harga bahan baku, biaya operasional smelter, dan menekan produksi.
Kemendikdasmen merevitalisasi 1.277 SMK pada 2026, terdiri atas 553 sekolah negeri dan 724 swasta untuk memperkuat pembelajaran vokasi.
Sejumlah Pengurus Kapanewon Golkar Gunungkidul meminta musda digelar demokratis sesuai AD/ART dan menolak penunjukan Plt.
PSIM Jogja kalah 1-2 dari Dewa United pada pekan ke-9 Super League 2026/2027. Gol injury time tim tamu sempat diprotes pemain tuan rumah.