Jumlah Warga Lansia Kota Jogja 16%, Aktivitas dan Kesehatan Jadi Perhatian
Jumlah lansia di Kota Jogja mencapai sekitar 16% pada Juli 2026. DPRD mendorong lansia tetap aktif, sehat, dan rutin bersosialisasi.
Ilustrasi sampah organik - Foto dibuat oleh AI/StockCake
Harianjogja.com, JOGJA–Kemantren Wirobrajan, Kota Jogja mendorong gerakan zero-waste cooking untuk mengurangi volume sampah organik yang dibuang ke depo sampah. Kemantren Wirobrajan berharap gerakan tersebut dapat dilakukan masyarakat secara masif.
Mantri Pamong Praja (MPP) Kemantren Wirobrajan, Sarwanto, menuturkan gerakan tersebut digagas untuk mengurangi timbunan sampah rumah tangga, terutama sampah organik yang menjadi penyumbang sampah tertinggi di Kota Jogja. Diketahui, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jogja mencatat volume produksi sampah harian Kota Jogja mencapai sekitar 280 ton per hari. Dari jumlah tersebut, 60% merupakan sampah organik. Karena itu, Sarwanto menilai pengurangan sampah organik berbasis rumah tangga perlu dilakukan.
“Ini [gerakan zero-waste cooking] bertujuan untuk mengedukasi warga agar mampu mengolah bahan makanan tanpa menyisakan limbah,” katanya, Kamis (9/10/2025).
Dia menuturkan, gerakan tersebut pun disampaikan kepada masyarakat Wirobrajan melalui pelatihan pengolahan sampah organik beberapa waktu lalu. Dalam pelatihan tersebut, masyarakat Wirobrajan diberikan edukasi untuk mengolah sampah organik berupa sisa sayur dan kulit buah menjadi produk olahan lain.
Dia pun berharap kemampuan mengolah sampah organik tersebut dapat dilakukan secara masif di setiap rumah tangga, sehingga target penurunan volume sampah dapat tercapai.
“Gerakan zero-waste cooking ini bukan hanya soal memasak, tapi tentang perubahan perilaku. Dari dapur rumah tangga, kita bisa mulai mengurangi sampah dan menumbuhkan kesadaran hidup berkelanjutan,” katanya.
Sementara Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Jogja, Ary Iryawan, menyampaikan pihaknya mendukung program Kota Jogja untuk mengurangi volume sampah harian. Pihaknya pun mendampingi wilayah Wirobrajan dalam pengelolaan sampahnya. Ia juga mendukung berbagai program pengolahan sampah organik dan anorganik di wilayah tersebut.
“Kami berharap kegiatan ini [edukasi pengolahan sampah dalam gerakan zero-waste cooking] dapat menginspirasi kelurahan lain. Pengelolaan sampah dimulai dari sumbernya, dan rumah tangga adalah titik awal yang paling efektif,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumlah lansia di Kota Jogja mencapai sekitar 16% pada Juli 2026. DPRD mendorong lansia tetap aktif, sehat, dan rutin bersosialisasi.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Dokter Yoga Yuniadi meluruskan anggapan obat hipertensi menyebabkan ginjal rusak dan menjelaskan pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.
DPRD Kota Jogja mendorong pencegahan korupsi melalui penguatan sistem, tata kelola transparan, akuntabel, dan budaya integritas.