Proyek Lampu Jalan Masuk Tahap Evaluasi Dokumen, Konstruksi 2027
Pemkab Sleman mengevaluasi studi kelayakan proyek KPBU lampu jalan. Konstruksi ditargetkan dimulai pada 2027 untuk pemerataan penerangan.
Ilustrasi anggaran/APBN - Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Transfer Keuangan Daerah (TKD) 2026 di Kabupaten Sleman berkurang hingga Rp237 miliar. Menindaklanjuti hal ini, Pemkab akan melakukan pemangkasan anggaran. Adapun pendapatan TKD 2025 mencapai Rp1,8 triliun.
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sleman, Abu Bakar, belum bisa menyampaikan secara detail dampak pemangkasan TKD tersebut. BKAD masih akan berkoordinasi dengan Sekretaris Daerah, Bappeda, dan Administrasi Pemerintahan pekan depan.
Abu hanya bisa menyampaikan bahwa pemangkasan transfer keuangan tersebut kemungkinan hanya akan berdampak pada anggaran perjalanan dinas (perdin) dan alat tulis kantor (ATK). Proyek infrastruktur besar pun masih dilanjutkan seperti pembangunan gedung RSUD Sleman, termasuk ada juga rencana pembangunan lintasan atletik di Stadion Tridadi.
Selain lintasan atletik, ada rencana pembangunan sarana-prasarana Panjat Tebing di Wilayah Kalurahan Tridadi.
“Kami juga menganggarkan total Rp60,6 miliar untuk program hibah ke padukuhan. Komitmen mewujudkan jalan halus dan terang yang jadi janji Bupati dan Wakil Bupati tetap kami upayakan,” kata Abu ditemui di kantornya, Rabu (8/10/2025).
Guna menambal pos TKD yang berkurang tersebut, BKAD akan mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD). Target PAD Sleman pada 2026 sebesar Rp1,6 triliun. Ada kenaikan sekitar Rp200 miliar dari tahun sebelumnya.
Anggaran Rp200 miliar tersebut juga akan digunakan untuk mencukupi gaji PPPK Paruh Waktu. BKPP Sleman telah mengusulkan 3.357 pegawai non-ASN untuk menjadi PPPK Paruh Waktu. Jika semua lolos, ribuan pegawai inilah yang akan mendapat gaji dari kenaikan PAD tersebut.
Bupati Sleman, Harda Kiswaya, mengaku tidak mau mengurangi anggaran untuk perbaikan dan/ atau peningkatan jalan kabupaten di Bumi Sembada.
“Saya tidak mau ada pemangkasan untuk jalan dan penerangan jalan. Jalan bagus dan terang itu yang bisa mendatangkan uang. Urusannya kelancaran konektivitas. Siapa yang mau investasi kalau jalan jelek,” kata Harda.
Mengenai pemangkasan TKD, Harda mengaku jelas akan berdampak terhadap pembangunan di Sleman. Salah satu upaya yang sangat mungkin dilakukan Pemkab Sleman, kata dia adalah peningkatan pajak daerah. Hanya dia belum bisa menyampaikan rencana ke penaikan pajak ke depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman mengevaluasi studi kelayakan proyek KPBU lampu jalan. Konstruksi ditargetkan dimulai pada 2027 untuk pemerataan penerangan.
Harga pangan nasional hari ini mencatat cabai rawit merah Rp54.400 per kg dan telur ayam ras Rp29.600 per kg. Simak daftar harga terbaru.
Harga emas perhiasan hari ini Sabtu 25 Juli 2026 naik tipis. Simak daftar harga emas 24 karat hingga 5 karat di Lakuemas dan Rajaemas.
Subandi Giyanto tetap melestarikan lukisan kaca dan tatah sungging di Bantul sambil mencetak generasi baru lewat pelatihan gratis.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Sabtu 25 Juli 2026. Simak jam keberangkatan pulang pergi dan tarif hanya Rp12.000.
Febri Diansyah resmi menjadi kuasa hukum Febrie Adriansyah dan mengungkap pemeriksaan awal dengan sekitar 20-30 pertanyaan dalam kasus TPPU.