Cara Kerja FTTH dan n8n Dikenalkan dalam Pelatihan Jaringan
PJJ Informatika UII menggelar pelatihan jaringan komputer di Bogor. Peserta belajar Docker, FTTH, hingga otomasi n8n untuk kebutuhan industri digital.
Pengadilan Negeri Semarang, Jawa Tengah memberikan vonis terhadap AKP Hariyadi dengan hukuman 2 tahun 6 bulan penjara dalam sidang yang digelar Kamis (16/10/2025). Eks Kanit Penegakan Hukum Satlantas Polresta Jogja itu terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan penganiayaan hingga menyebabkan tewasnya Darso, 43, warga Mijen, Kota Semarang, Jawa Tengah. /Antara.
Harianjogja.com, SEMARANG—Pengadilan Negeri Semarang, Jawa Tengah memberikan vonis terhadap AKP Hariyadi dengan hukuman 2 tahun 6 bulan penjara dalam sidang yang digelar Kamis (16/10/2025). Eks Kanit Penegakan Hukum Satlantas Polresta Jogja itu terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan penganiayaan hingga menyebabkan tewasnya Darso, 43, warga Mijen, Kota Semarang, Jawa Tengah.
Vonis terhadap terdakwa Hariyadi yang dibacakan Hakim Ketua Setyo Yoga Siswantoro dalam sidang di Pengadilan Negeri Semarang ini lebih ringan dari tuntutan jaksa selama 3 tahun penjara.
"Menyatakan terdakwa terbukti bersalah melanggar Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan mati," katanya sebagaimana dilansir Antara, Kamis (16/10/2025).
Peristiwa penganiayaan yang menewaskan korban pada September 2024 itu bermula dari kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Kota Jogja.
Terhadap peristiwa kecelakaan tersebut, terdakwa bersama sejumlah anggota Satlantas Polresta Jogja kemudian mendatangi rumah korban dalam rangka penyelidikan.
Dalam interogasi yang dilakukan terhadap korban itu, terdakwa melakukan pemukulan dengan menggunakan sandal serta tangan kosong dalam keadaan mengepal.
Saat dijemput dari rumah, korban Darso dalam keadaan sehat. Korban yang memiliki riwayat penyakit jantung, kemudian dilarikan ke rumah sakit akibat penganiayaan itu.
Hakim menyatakan penganiayaan yang dilakukan terdakwa terhadap korban sebagai penyebab kematian berdasarkan hasil ekshumasi yang dilakukan penyidik kepolisian.
Dalam pertimbangannya, hakim menyebut perdamaian dan permintaan maaf yang telah diterima oleh keluarga korban menjadi pertimbangan putusan. Terhadap putusan itu, baik terdakwa maupun penuntut umum, masih menyatakan pikir-pikir.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
PJJ Informatika UII menggelar pelatihan jaringan komputer di Bogor. Peserta belajar Docker, FTTH, hingga otomasi n8n untuk kebutuhan industri digital.
Bocoran iOS 27 menyebut iPhone 11 series dan iPhone SE 2020 tidak lagi mendapat pembaruan. Apple akan mengumumkannya di WWDC 2026.
Menaker Yassierli menegaskan pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan. Peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan kini mencapai 47,2 juta pekerja.
Hasto Kristiyanto menyoroti pelemahan rupiah dan kasus korupsi saat peringatan hari lahir Bung Karno ke-125.
Kebakaran Al Hidayah Tower Makkah memicu evakuasi jemaah haji Indonesia. PPIH memastikan seluruh jemaah selamat tanpa korban.
Pembangunan Tol Jogja-Solo ruas Trihanggo–Junction Sleman memasuki tahap struktur atas setelah seluruh pekerjaan fondasi atau borepile rampung.