DLH Kulonprogo Awasi Ketat Pengembangan Wisata Pantai Selatan
DLH Kulonprogo mendorong pengembangan wisata pantai selatan berbasis green tourism dengan pengawasan ketat terhadap lingkungan pesisir.
Suasana di YIA, Jumat (27/10/2023). Anisatul Umah-Harian Jogja
Harianjogja.com, KULONPROGO—Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Kulonprogo menyambut positif beroperasinya embarkasi haji pertama di Bumi Binangun pada 2026 nanti. Hadirnya embarkasi haji diyakini akan menimbulkan efek domino bagi perekonomian di Kulonprogo.
Ketua BPC HIPMI Kulonprogo, Riemas Ginong Pratidina menilai embarkasi haji Kulonprogo menjadi peluang yang sangat atraktif bagi segala lini sektor usaha. Pasalnya embarkasi haji 2026 nanti dimulai yang berkunjung tidak hanya para jemaah yang hendak ke Arab Saudi.
Melainkan juga anggota keluarga calon jemaah haji turut diajak ke Kulonprogo. Hal itu akan menjadi peluang atraktif karena tingkat kunjungan masyarakat akan bertambah signifikan karena ada momentum berangkat haji.
"Menurut hemat kami embarkasi haji peluang yang sangat atraktif karena mengajak keluarganya untuk mengantar yang menjadi efek positif bisa meluber ke berbagai sektor ekonomi," katanya saat dikonfirmasi, Senin (10/11/2025).
Pria yang akrab disapa Ginong ini mengungkapkan, efek positif tentunya pasti meluber ke kawasan aerotropolis seperti hotel dan kuliner di sekitar embarkasi haji Kulonprogo. Ia memprediksi tidak hanya di kawasan bandara saja dampaknya. Melainkan bisa meluber ke sektor tourism karena akan dicari keluarga pengantar haji saat tiba di Kulonprogo.
"Peluang juga akan meluber ke sektor tourism karena pasti mencari destinasi ketika sudah tiba di Kulonprogo," katanya.
BPC HIPMI Kulonprogo akan mengambil langkah-langkah untuk menyikapi adanya embarkasi haji ini tidak sekadar menyambut baik saja. Ia mendorong para pelaku UMKM untuk menangkap peluang embarkasi haji tahun depan. Dia meminta anggota BPC HIPMI Kulonprogo agar sesegera mungkin mengambil langkah konkret. "Agar nantinya bisa ada semacam katalog tourism yang bisa dihadirkan kepada orang-orang yang besok menjadi pengunjung embarkasi haji," ungkapnya.
Ginong mengaku, sedang merencanakan melakukan inkubasi bisnis bersama organisasi perangkat daerah (OPD) Kulonprogo terkait. Menurutnya, itu dirasa perlu lantaran pengusaha di Kulonprogo masih terkendala persoalan digital marketing. Tentunya, inkubasi bisnis ini akan mengangkat digital marketing itu nantinya. Namun, tentunya sekarang ini masih dalam proses perencanaan yang masih perlu dimatangkan.
"Supaya bisa ekspansi ke luar, tidak hanya berputar di ekonomi Kulonprogo saja," ucapnya.
Sekretaris Daerah Kulonprogo, Triyono menambahkan, jemaah haji nantinya tidak hanya sendirian tiba di embarkasi haji sehingga akan berdampak pergerakan ekonomi di sekitarnya. Menurutnya, penginapan baik berbintang atau tidak berbintang bisa dimanfaatkan para pengantar jemaah haji.
"Sehingga pasti akan berdampak di masyarakat sekitarnya, UMKM bergeliat, hotel-hotel melati bisa dimanfaatkan. Tentu saya berharap betul adanya embarkasi haji ini perekonomian akan bergerak lebih cepat lagi," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DLH Kulonprogo mendorong pengembangan wisata pantai selatan berbasis green tourism dengan pengawasan ketat terhadap lingkungan pesisir.
Pemkab Sleman mengalokasikan Rp8,6 miliar untuk pemeliharaan jalan desa pada 2026. Sebanyak 86 desa mendapat Rp100 juta.
Kemnaker membuka sertifikasi kompetensi gratis bagi alumni magang nasional hingga 15 Mei 2026 dengan sertifikat resmi BNSP.
PDAB Tirtatama DIY mengusulkan kenaikan tarif air curah Rp500 per meter kubik untuk menekan subsidi Pemda DIY yang membengkak.
Anthony Ginting menghadapi Shi Yu Qi pada hari kedua Thailand Open 2026. Berikut jadwal lengkap 10 wakil Indonesia di Bangkok.
Lima weton diprediksi perlu ekstra waspada pada Rabu Kliwon 13 Mei 2026, mulai konflik hingga persoalan finansial.