Kebakaran KMP Putri Yasmin, 172 Orang Selamat, 1 Meninggal
KMP Putri Yasmin terbakar di Selat Lombok. Tim SAR mengevakuasi 173 orang, terdiri atas 172 korban selamat dan 1 meninggal dunia.
Abdul Halim Muslih/Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL—Talut Kali Oya di Wunut, Imogiri ambrol akibat hujan deras. Pemkab Bantul akan berkonsultasi pakar konstruksi dan geologi untuk penanganan khusus.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih di Bantul, Selasa (25/11/2025) mengatakan, kawasan Wunut Kelurahan Sriharjo, terutama yang berada di tepi Kali Oya yang mengalami longsor tersebut, memiliki kekhasan dengan sifat karakter tanah yang perlu penanganan khusus.
"Penanganan khusus bagaimana, tentu kami belum bisa menentukan dengan metode apa, ini harus konsultasi kepada pakar, kepada ahli konstruksi, pada ahli geologi, pada ahli hidrologi dan lain sebagainya," kata Bupati Abdul Halim.
Menurut dia, konsultasi dengan pakar konstruksi tersebut diperlukan agar ke depan setelah pembangunan kembali di akses jalan Wunut-Sompok yang terputus karena dampak longsor tersebut, nantinya tidak kembali longsor.
"Agar konstruksi yang nanti akan kita terapkan akan benar-benar tepat, karena jika salah, kita akan menghadapi problem yang sama untuk kesekian kali," katanya.
Setelah akses jalan Wunut-Sompok terputus, lanjut dia, sambil fokus penyelamatan warga terdampak, pemkab memikirkan tahap berikutnya yaitu rekonstruksi atau membangun kembali, namun diakui rekonstruksi akan lebih lama dan lebih rumit.
"Karena di wilayah Wunut-Sompok dan sekitarnya ini berdasarkan kajian teknik sipil, teknik geologi UGM (Universitas Gadjah Mada) memang ada sifat karakter tanah yang khas," katanya.
Dia mengatakan pada dua atau tiga tahun lalu ketika terjadi hujan hingga mengakibatkan longsor di titik yang sama telah dilakukan kajian, dan memang rekomendasi dari pakar itu harus dilakukan satu penanganan khusus.
"Tidak cukup hanya dengan membuat talut Kali Oya melalui beton-beton yang panjangnya bisa mencapai 20 meter yang ditanam sebagai talut atau bangket Kali Oya," katanya.
Menurut dia, rekomendasi tersebut telah dilaksanakan pemerintah dalam memperkuat konstruksi jalan di tepi Kali Oya, namun ternyata tidak cukup untuk melindungi daratan dari abrasi sungai akibat hantaman banjir saat hujan deras.
"Itu karena dari aliran air tanah dan bawah tanah di sekitar mengalir ke arah sungai, maka bisa kita fahami kenapa talut Kali Oya itu ambrol terus, bukan dari arah sungai, tapi justru dari arah daratan melalui saluran air bawah tanah," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KMP Putri Yasmin terbakar di Selat Lombok. Tim SAR mengevakuasi 173 orang, terdiri atas 172 korban selamat dan 1 meninggal dunia.
Lionel Messi tulis surat haru untuk sang ayah, Jorge Messi, yang meninggal di usia 68 tahun. Ia pun ragu lanjutkan karier sepak bola. Simak selengkapnya
Tren Manhattan, Brooklyn, Queens, The Bronx, dan Staten Island versi Jogja viral di TikTok. Simak asal-usul lima borough New York dan pemetaannya di DIY.
India resmi mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 demi hadapi Brasil. Timnas Indonesia kehilangan lawan di Grup A. India terancam denda Rp439 juta dan cari dua laga u
PSG mengalahkan Aston Villa 2-1 dan menjadi klub ketiga dalam sejarah yang menjuarai Piala Super Eropa dua musim beruntun
Rekomendasi 8 HP flagship bekas terbaik 2026 dengan harga turun drastis. Dari Samsung Galaxy S23 Rp6 jutaan hingga iPhone 13 Pro Rp9,5 jutaan. Cek tips membelin