Advertisement
Pemkab Siapkan Rp5 Miliar untuk Perbaikan 253 RTLH di Gunungkidul
Rumah tak layak huni - Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul tahun ini menargetkan perbaikan rumah tak layak huni sebanyak 253 unit. Total pagu anggaran yang disediakan mencapai Rp5,06 miliar.
Kepala Bidang Perumahan, DPUPRKP Gunungkidul, Nur Giyanto mengatakan, ada komitmen dari pemkab untuk melakukan perbaikan RTLH setiap tahunnya. Sebagai gambaran, didalam program kegiatan yang tertuang di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2026 terdapat alokasi perbaikan rumah senilai Rp5.060.000.000.
Advertisement
“Sudah ada anggarannya dan tinggal pelaksanaan perbaikan. Mudah-mudahan semua berjalan dengan lancar dan bisa selesai tepat waktu,” kata Nur Giyanto saat dihubungi, Ahad (11/1/2026).
Dia menjelaskan, pagu tersebut rencananya dipergunakan untuk perbaikan sebanyak 253 RTLH. Ini berarti setiap keluarga penerima manfaat akan mendapatkan bantuan sebesar Rp20 juta.
BACA JUGA
Menurut Nur Giyanto, bantuan yang diberikan bersifat stimulant. Oleh karena itu, penerima manfaat diwajibkan mengalokasikan anggara swadaya guna menyelesaikan proses perbaikan hingga selesai secara total.
“Memang sifatnya stimulant sehingga tidak hanya bergantung dari bantuan yang diberikan. Tapi, ada anggaran pribadi yang dikelurkan untuk proses pembangunan,” katanya.
Ia menambahkan, untuk penerima bantuan akan dilakukan verifikasi dan validasi sebelum program RTLH dijalankan. Hal ini untuk memastikan program dapat tepat sasaran. “Jadi harus diverifikasi dan validasi agar bantuan bisa tepat,” katanya.
Kepala DPUPRKP Gunungkidul, Rakhmadian Wijayanto mengatakan, upaya perbaikan RTLH merupakan program rutin yang dilaksanakan setiap tahun. Untuk 2026, ia tidak menampik bahwa pagu yang dialokasikan lebih banyak ketimbang pelaksanaan di 2025.
Tahun lalu, kata dia, pemkab hanya mengalokasikan RP4,9 miliar untuk perbaikan RTLH sebanyak 246 unit. Adapun pelaksanaan dapat berjalan dengan lancar, dikarenakan sebelum akhir tahun seluruh target rumah yang diperbaiki telah selesai dikerjakan. “Untuk 2026 telah dialokasikan sebesar Rp5,06 miliar agar dipergunakan memperbaiki RTLH sebanyak 253 unit,” kata Rakmadian.
Wakil Ketua Komisi C DPRD Gunungkidul Supriyadi mendorong pemkab untuk lebih giat dalam melaksanakan program RTLH. Menurutnya, alokasi anggaran yang disediakan belum sebanding sehingga butuh ditingkatkan.
“Kalau bisa anggarannya bisa ditambah lagi sehingga yang diperbaiki bisa lebih banyak. Apalagi yang dinilai tak layak masih lebih banyak, ketimbang yang sudah diperbaiki,” katanya.
Selain itu, Supriyadi juga meminta kepada pemerintah kalurahan berpartisipasi aktif dalam proses pendataan. Hal ini diperlukan untuk kepastian data sehingga programnya bisa lebih tepat sasaran.
“Peran dari kalurahan juga sangat penting untuk benar-benar mendata. Setelah terdata, bisa disampaikan ke Organisasi Perangkat Daerah terkait guna proses penanganan, meski pelaksanaannya secara bertahap,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Penangkapan Maduro Jadi Alarm Ketahanan Nasional Negara Berkembang
Advertisement
Malaysia Perkenalkan Panda Raksasa Baru Chen Xing dan Xiao Yue
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement



