Baru 30 Bangunan Berdiri, DPRD Bantul Ingatkan Pengelolaan KDMP
DPRD Bantul mengingatkan pengelolaan KDMP perlu pengawasan, manajemen yang kuat, dan produk lokal agar tak mengulang persoalan KUD.
Ilustrasi ikan teri - Antara
Harianjogja.com, BANTUL - Produksi ikan budidaya di Kabupaten Bantul pada tahun 2025 tercatat melampaui target yang ditetapkan. Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Bantul mencatat total produksi ikan budidaya mencapai 13.825,05 ton, sedikit lebih tinggi dibanding target 13.810,98 ton.
Kepala Bidang Perikanan Tangkap dan Budidaya DKP Bantul, Kristanto Kurniawan mengatakan capaian tersebut menunjukkan kinerja sektor perikanan budidaya masih terjaga. Meski demikian, pihaknya belum memiliki data rinci terkait distribusi dan pemasaran hasil produksi ikan budidaya tersebut.
“Pemasarannya tidak semuanya ke Bantul, ada yang keluar daerah seperti Wonosari, Purworejo, Kulon Progo, hingga Magelang. Data rinci belum ada, kami melakukan wawancara langsung ke pembudidaya,” ujar Kristanto, Selasa (20/1/2026).
Menurutnya, keterbatasan data detail pemasaran tidak memengaruhi capaian produksi secara umum. Secara total, produksi ikan budidaya di Bantul tetap sesuai target, meski selisihnya relatif tipis. Adapun jenis ikan yang dibudidayakan beragam mulai dari lele, gurame, nila dan lain sebagainya.
Di sisi lain, konsumsi ikan masyarakat Kabupaten Bantul juga menunjukkan tren positif. Pada tahun 2024, angka konsumsi ikan per kapita mencapai 32,2 kilogram per orang per tahun. Angka tersebut merupakan gabungan dari konsumsi ikan dalam rumah tangga sebesar 20,25 kilogram per kapita per tahun berdasarkan data Susenas, konsumsi ikan di luar rumah tangga sebesar 9,84 kilogram, serta konsumsi ikan yang tidak tercatat sebesar 2,11 kilogram.
Peningkatan konsumsi ikan ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam mendorong pola konsumsi pangan yang lebih sehat, sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi sektor perikanan budidaya di Bantul. "Minat masyarakat untuk mengkonsumsi ikan memang tinggi di Bantul, sehingga peluang untuk usaha di sektor ini juga menjanjikan," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Bantul mengingatkan pengelolaan KDMP perlu pengawasan, manajemen yang kuat, dan produk lokal agar tak mengulang persoalan KUD.
OJK mencabut izin usaha 15 BPR dan BPRS hingga September 2026. Simak daftar bank, lokasi, serta mekanisme penanganan nasabah.
Cek bansos September 2026 melalui kanal resmi Kemensos. Simak cara cek PKH, BPNT, dan mekanisme penerima BLT Kesra Rp900.000.
Gavin Lee mengakui Timnas Indonesia tampil bagus saat menang 2-0 atas Singapura. Ia menyoroti kurangnya kepercayaan diri timnya di babak pertama.
John Herdman menegaskan tidak ada perbedaan pemain lokal, diaspora, dan naturalisasi di Timnas Indonesia usai menang 2-0 atas Singapura.
Daratan Gunung Anak Krakatau kini mencapai 341,5 hektare, melampaui luas sebelum kolaps pada Desember 2018.