Dana Padukuhan Jadi Senjata Bantul Kurangi Kemiskinan
Bappeda Bantul mengandalkan Program Pemberdayaan Berbasis Masyarakat Padukuhan (PPBMP) sebagai ujung tombak penanggulangan kemiskinan hingga tingkat padukuhan.
Sekda Bantul, Agus Budi Raharja (depan tengah) bersama jajaran dalam peringatan Hari Giz Nasional di SMPN 1 Bantul, Rabu (21/1/2026). /Harian Jogja-Yosef Leon.
Harianjogja.com, BANTUL—Momentum peringatan Hari Gizi Nasional (HGN) ke-66 dimanfaatkan Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) DIY untuk memperkuat literasi gizi di kalangan pelajar. Melalui edukasi gizi serentak, Persagi menyasar puluhan sekolah di Kabupaten Bantul dengan melibatkan ratusan siswa lintas jenjang pendidikan.
Di wilayah Bantul, kegiatan edukasi gizi ini dilaksanakan di 24 sekolah yang terdiri atas SD, SMP, dan SMA. Ratusan siswa mengikuti kegiatan tersebut dengan pendampingan langsung tenaga ahli gizi sebagai bagian dari rangkaian peringatan HGN ke-66 yang digelar serentak di seluruh Indonesia.
Ketua Umum Persagi DIY, Joko Susilo, mengatakan edukasi gizi dilakukan secara nasional untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya pelajar, mengenai pentingnya pola makan sehat dan seimbang sejak usia dini. Di Bantul, Persagi DIY bekerja sama dengan Persagi Bantul menggelar edukasi di 10 SD, 10 SMP, dan 2 SMA dengan total peserta sekitar 970 siswa yang didampingi 120 tenaga ahli gizi.
“Kegiatan ini sangat sinkron dengan program pemerintah, terutama Makan Bergizi Gratis [MBG],” kata Joko saat kegiatan edukasi gizi di SMPN 1 Bantul, Rabu (21/1/2026).
Menurut Joko, program MBG dapat menjadi contoh nyata penerapan gizi seimbang yang mudah dipahami oleh anak-anak sekolah. Melalui edukasi tersebut, siswa diharapkan mampu meniru pola makan bergizi sekaligus perlahan meninggalkan kebiasaan jajan yang kurang sehat.
“MBG itu contoh konkret makanan bergizi seimbang. Dari situ anak-anak bisa belajar seperti apa makanan sehat yang seharusnya mereka konsumsi,” ujarnya.
Selain penguatan pemahaman gizi, Joko juga menyoroti persoalan anemia yang masih dijumpai pada anak usia sekolah. Kondisi kurang darah ini, menurutnya, berkaitan erat dengan pola makan yang tidak seimbang, termasuk kebiasaan memilih-milih makanan.
“Anemia pada anak sekolah biasanya ditandai dengan 5L, yakni lemah, letih, lesu, lelah, dan lunglai. Ini berpengaruh langsung pada konsentrasi dan prestasi belajar,” jelasnya.
Ia menambahkan, meski angka anemia di Bantul tidak tergolong tinggi, langkah pencegahan tetap perlu diperkuat melalui edukasi gizi seimbang serta pelaksanaan program tablet tambah darah bagi siswi. Kekurangan asupan protein hewani, vitamin, dan mineral dari sayur serta buah masih menjadi persoalan yang kerap ditemukan.
“Padahal Bantul sangat potensial. Ikan, telur, dan sumber protein hewani mudah didapat. Sayur dan buah juga melimpah, tetapi justru jarang dikonsumsi anak-anak,” katanya.
Dalam pelaksanaan edukasi tersebut, Persagi menerjunkan lima edukator dan konselor gizi di setiap sekolah. Materi yang diberikan meliputi pemaparan gizi seimbang, diskusi interaktif, hingga pemberian contoh pangan lokal bergizi agar mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari siswa.
Sekretaris Daerah Bantul, Agus Budi Raharja, menyampaikan bahwa edukasi gizi memiliki keterkaitan erat dengan prestasi belajar anak. Hal tersebut, menurutnya, telah dibuktikan melalui berbagai hasil penelitian ilmiah.
“Status gizi yang baik akan berdampak pada kesehatan, kehadiran, dan prestasi belajar siswa. Anak tidak anemia, tidak kekurangan gizi, dan juga tidak kelebihan berat badan sehingga motivasi belajarnya tinggi,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bappeda Bantul mengandalkan Program Pemberdayaan Berbasis Masyarakat Padukuhan (PPBMP) sebagai ujung tombak penanggulangan kemiskinan hingga tingkat padukuhan.
KY memastikan seleksi hakim agung dan hakim ad hoc MA 2026 transparan. Publik bisa memantau proses dan memberi informasi rekam jejak calon.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Kereta pertama berangkat 05.05 WIB, tarif tetap Rp8.000.
PSEL Piyungan ditargetkan groundbreaking Desember 2026. Proyek senilai Rp2,5 triliun-Rp3 triliun ini mulai dibangun Januari 2027.
Polisi menyiagakan puluhan personel setelah massa membakar sejumlah kantor pemerintah di Ilaga, Puncak, Papua Tengah.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000.