Advertisement
Program Salut Tenan di Bantul Kian Diminati Sekolah PAUD
Pengenalan moda transportasi umum kepada anak/anak TK di Bantul, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bantul mencatat meningkatnya kesadaran guru Taman Kanak/kanak (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) terhadap pentingnya edukasi lalu lintas sejak dini. Dok Dishub Bantul
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bantul mencatat meningkatnya kesadaran guru Taman Kanak-kanak (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) terhadap pentingnya edukasi lalu lintas sejak dini.
Peningkatan tersebut terlihat dari banyaknya sekolah yang secara mandiri mengajukan permohonan kegiatan Program Sadar Lalu Lintas Usia Dini (Salut Tenan).
Advertisement
Plt Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Bantul, Toto Pamudji Rahardjo, mengatakan program Salut Tenan mulai digulirkan sejak 2024.
Pada tahap awal pelaksanaan, Dishub Bantul masih aktif mendatangi sekolah-sekolah untuk memberikan edukasi tertib berlalu lintas kepada anak usia dini.
BACA JUGA
Seiring berjalannya waktu, Toto menilai para pendidik mulai memahami pentingnya penanaman budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini. Kondisi tersebut ditandai dengan semakin banyaknya sekolah yang mengajukan permohonan kegiatan secara mandiri.
“Ini merupakan kemajuan yang perlu di syukuri, karena masyarakat mulai peduli tentang kesempatan lalu lintas,” jelasnya Jumat (23/1).
Menurut Toto, anak usia dini dinilai lebih mudah menerima materi edukasi, khususnya terkait keselamatan dan ketertiban berlalu lintas. Oleh karena itu, program Salut Tenan difokuskan untuk menanamkan pemahaman dasar sejak dini.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui sosialisasi langsung ke masing-masing TK, PAUD, maupun kelompok bermain. Materi disampaikan dengan menyesuaikan usia anak, antara lain melalui permainan edukatif dan nyanyian agar mudah dipahami.
Selain menyasar siswa, Dishub Bantul juga melibatkan peran orang tua. Program Salut Tenan dikemas sekaligus sebagai edukasi parenting, terutama bagi orang tua yang mengantar anak ke sekolah, agar turut memahami pentingnya keselamatan berlalu lintas.
"Dishub Bantul juga berupaya agar materi edukasi lalu lintas tersebut dapat terintegrasi ke dalam kurikulum pembelajaran di lingkungan TK dan PAUD di Kabupaten Bantul," kata Toto.
Toto menambahkan, pada awal tahun ini telah banyak sekolah yang mengajukan pelaksanaan program Salut Tenan secara mandiri. Salah satunya RA Masyitoh Lanteng Selopamioro yang mengawali kegiatan pada Selasa (20/1) dengan melibatkan 40 siswa.
“Kemarin bertempat di kantor Dishub belajar rambu lalu lintas, alat atau moda transportasi yang kita sediakan, dan mengedukasi keselamatan lalu lintas,” katanya.
Jasa Pelaksana Pengelola Terminal Palbapang Dishub Bantul, Dedi Setiyawan, mengatakan para siswa juga diajak melakukan kunjungan menggunakan bus sekolah ke Terminal Palbapang.
“Anak-anak diajarkan aktivitas ekonomi di Terminal Palbapang, ada ojek juga di sini, dan diajarkan mengenai bus yang sesuai dengan standar yang baik,” tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai
Advertisement
Berita Populer
- Masih Ada 982 Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer SMA-SMK di DIY
- Warga Kalibawang Diduga Tewas, Kerangka Ditemukan di Gunung Tugel
- PDIP DIY Gelar Merawat Pertiwi, Jaga Hubungan Manusia dan Alam
- Bus Wisata Dilarang Masuk Sumbu Filosofi, Pemkot Jogja Siapkan Lokasi
- Polisi Ungkap Modus Curanmor Basemen Mal di Sleman
Advertisement
Advertisement




