Pasar Burung Singosaren Tambah Pasaran Paing, Ini Alasannya
Pasar Burung Singosaren Bantul menambah pasaran Paing sejak September 2026 untuk memberi ruang transaksi lebih banyak bagi pedagang dan penghobi.
Proses evakuasi pohon tumbang di Bantul. - Istimewa
Harianjogja.com, BANTUL—Angin kencang yang menerjang Kabupaten Bantul, Sabtu (24/1/2026), memicu serangkaian kejadian pohon tumbang di sejumlah kawasan permukiman dan jalur aktivitas warga.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul mencatat sedikitnya 11 titik pohon tumbang hingga pukul 16.30 WIB, seiring meningkatnya potensi cuaca ekstrem di wilayah tersebut.
Kepala Bidang Kedaruratan, Logistik, dan Peralatan BPBD Bantul, Antoni Hutagaol, menjelaskan bahwa laporan kejadian angin kencang tersebar di tiga kapanewon, yakni Banguntapan, Pleret, dan Sewon. Sebaran titik kejadian ini menjadi perhatian karena berada di area dengan aktivitas warga yang cukup padat.
“Untuk dampak angin kencang hari ini di Bantul, ada beberapa kejadian pohon tumbang yang dilaporkan hingga pukul 16.30 WIB,” kata Antoni, Sabtu (24/1/2026).
Di Kapanewon Banguntapan, laporan pohon tumbang masing-masing terjadi satu titik di Kalurahan Banguntapan, Singosaren, Baturetno, dan Wirokerten. Sementara itu, di Kapanewon Pleret tercatat dua titik di Kalurahan Pleret dan satu titik di Kalurahan Wonokromo. Adapun di Kapanewon Sewon, satu kejadian pohon tumbang dilaporkan terjadi di Kalurahan Bangunharjo.
Selain pohon tumbang, angin kencang di Bantul juga menimbulkan dampak lanjutan pada fasilitas umum dan aset warga. BPBD Bantul mencatat satu rumah terdampak, tiga tempat usaha, tiga akses jalan terganggu, satu kendaraan mengalami kerusakan, satu jaringan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU), serta tiga titik jaringan listrik yang terdampak kejadian tersebut.
“Tidak ada korban jiwa, hanya kerusakan dan kerugian materi,” jelas Antoni.
BPBD Bantul bersama unsur terkait telah melakukan penanganan awal, mulai dari pembersihan material pohon tumbang hingga pengamanan lokasi terdampak agar aktivitas warga dapat kembali berjalan. Langkah ini dilakukan sembari memantau perkembangan cuaca yang masih berpotensi memicu kejadian serupa di wilayah lain.
“Warga diminta menghindari berteduh di bawah pohon besar saat angin kencang dan segera melapor jika terjadi kejadian darurat,” ujar Antoni, seiring imbauan kewaspadaan menghadapi potensi angin kencang yang masih dapat terjadi dan berdampak pada keselamatan serta kelancaran aktivitas masyarakat di Bantul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pasar Burung Singosaren Bantul menambah pasaran Paing sejak September 2026 untuk memberi ruang transaksi lebih banyak bagi pedagang dan penghobi.
Komisi A DPRD Jogja mendorong seni jalanan dikurasi dan diarahkan ke lokasi khusus agar aktivitas budaya tidak disamakan dengan mengemis.
Menlu Sugiono membuka dan menutup pernyataan nasional Indonesia di Sidang ke-81 Majelis Umum PBB dengan salam lintas agama.
Shopee, TikTok Shop, dan Tokopedia dinilai berpotensi masuk kategori risiko tinggi PP Tunas seperti Lazada dan Blibli.
Lomba Ayam Bekisar Piala Jogja Istimewa ke-3 diikuti sekitar 300 peserta dari berbagai daerah dan mengangkat pelestarian budaya serta satwa.
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri lolos semifinal Asian Games 2026 dan membidik emas setelah menang atas pasangan Korea Selatan.